Menunggu Kejutan Zola, Tunjuk Pejabat Eselon II hasil Lelang

Menunggu Kejutan Zola, Tunjuk Pejabat Eselon II hasil Lelang

JAMBI – Kemarin (1/8), Panitia lelang jabatan Pemprov Jambi berdiskusi dengan Komite Aparatur Sipil Negara (KASN) terkait pengajuan persetujuan hasil assessment peserta lelang jabatan tinggi pratama Pemprov Jambi.

 Pelaksana Tugas (Plt) Sekertaris  Daerah (Sekda) Provinsi Jambi, Erwan Malik mengatakan, setelah diskusi, surat persetujuan dari KASN segera keluar. Dan Gubernur  Jambi sudah bisa menentukan siapa pendampingnya. “Diskusi memakan waktu yang cukup lama,” katanya.

Utusan dari Pansel yang menggelar diskusi adalah Sekertaris Lelang Jabatan, yakni, Kailani yang kini duduk sebagai Kepala Inspektorat Provinsi Jambi. Diperkirakan Rabu atau Kamis persetujan hasil assessment lelang jabatan Provinsi Jambi akan keluar. Setelah ditentukan oleh Gubernur, langsung di SK kan oleh BKD Provinsi Jambi. Dan kemudian dilantik oleh Gubernur Jambi Zumi Zola Zulkifli.

“Yang membuat lama ini persetujuan dari KASN,” jelas Erwan.

Dia optimis surat persetujuan dari KASN akan keluar dalam waktu dekat. Sesuai dengan target pada Agustus ini Gubernur Jambi menunjuk pejabata eselon II dan akan lansgung berkerja. Setelah ditunjuk pejabat baru harus mengejar serapan anggaran hingga mencapai 95 persen. Jumlah ini sesuai dengan surat pernyataan yang ditandatangani oleh Kepala OPD lama bahwa akan mengoptimalkan serapan anggaran hingga 95 persen selama 4 bulan terakhir. 

“Memang surat peryataan itu ditanda tangani oleh Plt, tapi, setelah ada yang definitive akan segera dirubah. “Nanti akan diubah, tidak ada kata baru bagi pejabatyang baru ditunjuk,” tegasnya.

Meski baru ditunjuk, sanksi telah menunggu pejabat yang baru dilantik di penghujung tahun. Pasalnya akan ada evaluasi serapan anggaran pada setiap OPD jelang habisnya penggunanan anggran 2017.

“Untuk sanksi nanti akan disesuaikan dengan  apa alasan dan kendala yang ditemui,” katanya.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Provinsi Jambi, Syahbandar mengatakan, pejabat yang ditunjuk harus orang yang berkompeten dalam bidangnya agar bisa bekerja dengan baik. Oran g yang dipilih harus mampu menyelesaikan ketertinggalan serapan anggaran rendah.

“Kita harapakan yang dipilih adalah orang yang mengerti program Jambi TUNTAS,” pungkasnya.

(nur)

Sumber: