Akhirnya, Penganiaya Perawat RS Siloan Sriwijaya Ditangkap, Lihat Tampangnya
PALEMBANG – Tidak butuh lama bagi polisi menangkap orang tua pasien pelaku penganiaya perawat RS Siloam Sriwijaya, Christina Ramauli.Pelaku yang berinisial JT (35) itu ditangkap di kediamanya di Kabupaten Ogan Komering Ilir, Sumatera Selatan, Jumat (16/4/2021) malam.
Poli si pun langsung membawa JT ke Polrestabes Palembang untuk diperiksa lebih lanjut.
Kasat Reskrim Polrestabes Palembang, Kompol Tri Wahyudi membenarkan penangkapan tersebut.
“Nanti ya, sabar. Kita masih di perjalanan menuju Polrestabes Palembang,” singkat Tri Wahyudi dikutip dari Sumeks.co (jaringan PojokSatu.id).
Untuk diketahui, penganiayaan terhadap Christina Ramauli, perawat RS Siloam Sriwijaya Palembang terjadi pada Kamis (15/4) siang.
Direktur Keperawatan Rumah Sakit Siloam Sriwijaya, Tata, mengatakan kejadian bermula pada pukul 11.00 WIB.
Saat itu, Christina Marauli (28) mencabut selang infus pasien anak yang berusia 2 tahun karena sudah diperbolehkan pulang.
“Dikarenakan pasien merupakan anak pelaku dan masih berusia dua tahun, sedang aktif-aktifnya, kita berhati-hati untuk mencabut selang infus,” ujar Tata kepada wartawan, Jumat (16/4).
Saat selang infus dicabut, hal tak diinginkan terjadi. Saat itu ibu pasien menggendong pasien hingga tangan pasien mengeluarkan darah.
“Melihat itu, perawat kami langsung mengganti plester yang berdarah, sembari menghentikan darah di tangan pasien,” ucapnya.
Ngaku Polisi
Saat kejadian, pelaku tidak berada di lokasi. Ibu pasien diduga melaporkan kejadian itu kepada pelaku.
Sekitar pukul 14.00 WIB, JT datang ke ruang perawatan dan memanggil perawat yang mencabut selang infus anaknya.
Pelaku lantas menanyakan kepada Christina Ramauli bagaimana caranya mencabut selang infus hingga menyebabkan pendarahan.
Belum sempat menjawab, Christina Ramauli langsung ditampar.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: