Brutal dan Sadis Seorang Suami Bunuh Anak dan Istri di Serang, Leher Ditusuk Hingga Tak Berdaya

Brutal dan Sadis Seorang Suami Bunuh Anak dan Istri di Serang, Leher Ditusuk Hingga Tak Berdaya

JAKARTA- Polda Banten telah rampung melakukan Scientific Investigation dengan otopsi terhadap kedua korban pembunuhan sang Ibu dan anaknya di Kabupaten Serang, Banten.

Hasilnya otopsi korban yang dibunuh oleh suaminya sendiri itu mengalami 5 luka pada bagian bawah dagu hingga leher korban.

“Dari hasil otopsi tim forensik menyimpulkan bahwa sang ibu kematian korban akibat luka pada bagian leher dengan rincian 2 luka besar dengan ukuran sekitar 13-14 cm , dan 3 luka kecil ukuran 1 cm hingga 5 cm,” ujar Kabid Humas Polda Banten, Kombes Pol Shinto Silitonga dalam keterangannya, Sabtu (9/4/2022).

Selain itu, kata Shinto Silitonga, dari pemeriksaan sang anak, ada luka sedalam 13 cm. Luka tersebut diduga dari sayatan benda tajam.

Luka sedalam 13 cm itu, juga diduga menjadi penyebab sang anak meregang nyawa.

“Ada dua luka terbuka akibat sayatan benda tajam. Dengan perincian 1 luka terbuka ukuran besar dengan ukuran sekitar 13 cm dan yang 1 luka terbuka ukuran kecil dengan ukuran sekitar 4 cm dimana penyebab kematian sang anak adalah akibat kedua luka tersebut,” jelas Shinto Silitonga.

Sebelumnya peristiwa suami bunuh istri dan anak itu terjadi di Kampung Baru RT 08 RW 04, Desa Sentul, Kecamatan Kragilan, Jumat (8/4/2022) sekitar pukul 01.30 WIB.

Pelakunya pembunuhan sadis itu adalah Supriyadi (44). Sedangkan korbannya adalah Tumijem (43) dan anaknya, Dion, yang masih berusia 9 tahun.

Supriyadi menghabisi istri dan anaknya dengan menggorok leher keduanya dengan menggunakan pisau.

Peristiwa itu diketahui warga setelah Ilham berlari keluar rumah dan berteriak meminta tolong warga.

Saat kejadian pembunuhan tersebut, warga sekitar tidak mendengar teriakan dari kedua korban.

Warga hanya mendengar teriakan minta tolong dari Ilham, anak sulung pelaku.

Sumber: