KOPI AAA
MITSUBISHI JANUARI 2026

PalmCo Pimpin Kinerja PTPN Grup 2025, Bertumpuh pada Integritas & Disiplin Operasional

PalmCo Pimpin Kinerja PTPN Grup 2025, Bertumpuh pada Integritas & Disiplin Operasional

Direktur Utama PTPN IV PalmCo Jatmiko K. Santosa--

“Kita tidak lagi mengejar tampilan yang bagus secara administrasi, tetapi kesehatan dan keuntungan perusahaan secara nyata,” ujarnya.

Kembali ke Khittah Perkebunan

Penerapan prinsip tersebut tercermin dalam disiplin operasional di kebun. Manajemen PalmCo menekankan penerapan Best Management Practices secara konsisten, salah satunya melalui pengendalian ketat terhadap standar matang panen.

BACA JUGA:PalmCo Perkuat Digital Logistik Terintegrasi Tekan Biaya Operasional

Perusahaan memastikan tandan buah segar dipanen pada tingkat kematangan optimal untuk memperoleh rendemen minyak sawit (CPO) yang maksimal.

Pendekatan ini menandai pergeseran dari sekadar mengejar volume produksi menuju optimalisasi kualitas dan margin.

“Kita ingin setiap kilogram buah menghasilkan output CPO terbaik. Ini soal efisiensi dan daya saing,” kata Jatmiko.

Selain itu, disiplin anggaran diperketat dengan pendekatan cost effectiveness. Setiap pengeluaran diukur dampaknya terhadap laba per hektare, sehingga budaya efisiensi tertanam hingga ke level operasional.

BACA JUGA:Kombinasikan Riset, Inovasi dan Kemitraan Rakyat, PalmCo Dorong Hilirisasi Gambir Nasional

Organisasi Lincah dan Kolaboratif

Dalam struktur pascakonsolidasi PTPN Group, PalmCo juga menata ulang pola kerja organisasi. Sekat-sekat antarunit didorong untuk dihilangkan agar perusahaan bergerak lebih lincah dan solid.

Kinerja individu penting, tetapi kolaborasi tim jauh lebih menentukan. Tidak ada ego sektoral. Semua unit harus bergerak sebagai satu kesatuan,” ujar Jatmiko.

BACA JUGA:PTPN IV PalmCo Pulihkan Trauma Korban Banjir Melalui Pondok Rangkul di Sumut

Pendekatan ini dinilai krusial untuk menghadapi dinamika industri sawit global yang kian kompetitif dan menuntut kecepatan respons.

Meski mencatatkan kinerja terbaik pada 2025, Jatmiko menegaskan capaian tersebut bukanlah tujuan akhir.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: