JAMBI EKSPRES EPAPER

UNJA Dorong Guru SMK Kuasai Pembelajaran Bahasa Inggris Berbasis Teknologi Digital

UNJA Dorong Guru SMK Kuasai Pembelajaran Bahasa Inggris Berbasis Teknologi Digital

UNJA Dorong Guru SMK Kuasai Pembelajaran Bahasa Inggris Berbasis Teknologi Digital--

JAMBI, JAMBEKSPRES.CO.ID - Sebanyak 29 anggota MGMP Guru Bahasa Inggris SMK Kabupaten Muaro Jambi mengikuti workshop “Mengasah Keterampilan Berbicara Bahasa Inggris Menggunakan Duolingo dengan Pendekatan Task-Based Learning”, Selasa (29/9/2026).

Kegiatan ini dilaksanakan oleh Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PPM) LPPM Universitas Jambi (UNJA) yang terdiri atas dosen Universitas Jambi.

BACA JUGA:87 Orang Lolos Seleksi Administrasi Komisi Informasi Jambi 2026-2030, Berikut Nama-Namanya

Kegiatan bertujuan meningkatkan kompetensi guru dalam memanfaatkan teknologi digital untuk pembelajaran Bahasa Inggris, khususnya pengembangan keterampilan berbicara (speaking).

Workshop menghadirkan Suhardy Amir, S.Pd.I., M.Pd., guru SMK Negeri 2 Tanjung Jabung Timur, sebagai narasumber. Suhardy Amir dikenal sebagai praktisi pendidikan Bahasa Inggris, pembelajaran digital, pengembangan media pembelajaran, dan Task-Based Learning, serta aktif dalam pengembangan inovasi pembelajaran berbasis teknologi.

BACA JUGA:Jalan Tol Prosiwangi Segmen Gending–Kraksaan–Paiton Resmi Beroperasi Tanpa Tarif Mulai 30 September 2026

Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan materi dan praktik mengenai pemanfaatan Duolingo, penerapan Task-Based Learning (TBL), pengembangan speaking task, serta penyusunan asesmen keterampilan berbicara. Peserta juga diajak mengintegrasikan teknologi dengan aktivitas pembelajaran yang komunikatif dan kontekstual agar penggunaan aplikasi tidak sekadar menjadi aktivitas latihan, tetapi mendukung pencapaian tujuan pembelajaran.

Ketua Tim PPM, Dr. Erisa Kurniati, M.Pd., menyampaikan bahwa teknologi perlu diintegrasikan dengan strategi pedagogis yang tepat agar memberikan dampak nyata terhadap proses pembelajaran. “Yang penting bukan hanya kemampuan menggunakan aplikasi, tetapi bagaimana guru mampu mengintegrasikan teknologi dengan pendekatan pembelajaran sehingga peserta didik memperoleh pengalaman belajar yang aktif, komunikatif, dan bermakna,” ujarnya.

BACA JUGA:Toyota Sienta Bekas vs Kijang Innova Bekas: Mana Pilihan Mobil Keluarga Terbaik untuk Perkotaan?

Kegiatan berlangsung interaktif melalui pemaparan materi, demonstrasi, diskusi, dan praktik penyusunan aktivitas pembelajaran. Melalui kegiatan ini, Tim PPM LPPM Universitas Jambi berharap guru dapat menerapkan hasil workshop di sekolah sekaligus memperkuat kolaborasi antara perguruan tinggi dan MGMP dalam mendorong inovasi pembelajaran Bahasa Inggris berbasis teknologi. (*)

 

Kunjungi : www.unja.ac.id

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait