Bang Diza Turun Bagikan 25 Ribu Masker, Udara Kota Jambi Kategori Berbahaya
Bang Diza Turun Bagikan 25 Ribu Masker, Udara Kota Jambi Kategori Berbahaya-Ist-
JAMBI, JAMBIEKSPRES.CO.ID – Kualitas udara di Kota Jambi kembali memburuk akibat dampak kabut asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) di wilayah Kota Jambi tercatat mencapai 311, yang masuk kategori berbahaya.
Kondisi tersebut mendorong Pemerintah Kota Jambi mengambil langkah antisipasi untuk mengurangi dampak paparan asap terhadap masyarakat. Salah satunya dengan membagikan masker secara gratis kepada warga.
BACA JUGA:Hadapi Ancaman Bencana, Buluran Kenali Kini Punya Posko Siaga
Sebanyak 25 ribu masker disiapkan untuk dibagikan kepada masyarakat di sejumlah lokasi di Kota Jambi. Pembagian masker salah satunya dilakukan di kawasan Simpang Bank Indonesia, Kota Jambi, Rabu (30/9/2026).
Wakil Wali Kota Jambi, Diza Hazra Aljosha, mengatakan pembagian masker merupakan langkah awal pemerintah kota dalam merespons memburuknya kualitas udara akibat kabut asap.
BACA JUGA:Kemenhut Musnahkan 316 Batang Kayu dan Rel Sepanjang 1 KM di TN Berbak dan Sembilang
"Masyarakat diimbau menggunakan masker, terutama ketika harus melakukan aktivitas di luar ruangan. Penggunaan masker dinilai penting untuk membantu mengurangi paparan langsung terhadap udara yang tercemar asap dan partikulat," katanya.
Selain menggunakan masker, Pemkot Jambi juga mengimbau masyarakat untuk membatasi aktivitas di luar ruangan selama kualitas udara masih berada pada kondisi tidak sehat.
Imbauan tersebut terutama ditujukan kepada masyarakat yang harus beraktivitas di luar rumah dalam waktu lama. "Warga juga diminta memperhatikan kondisi kualitas udara sebelum melakukan kegiatan di luar ruangan," ujarnya.
Pemerintah Kota Jambi berharap pembagian 25 ribu masker tersebut dapat membantu masyarakat mengurangi paparan asap di tengah kondisi kualitas udara yang memburuk.
Kondisi kabut asap yang terjadi di Jambi berkaitan dengan meningkatnya dampak kebakaran hutan dan lahan di sejumlah wilayah. Karena itu, masyarakat diminta tetap waspada dan mengikuti imbauan pemerintah selama kualitas udara belum kembali membaik.
Dengan ISPU Kota Jambi yang mencapai kategori sangat tidak sehat hingga berbahaya, penggunaan masker serta pembatasan aktivitas luar ruangan menjadi salah satu langkah yang dianjurkan untuk mengurangi paparan polusi udara.
Kepala BPBD Kota Jambi, Doni Sumatriadi, mengatakan kondisi kualitas udara yang memburuk menjadi perhatian pemerintah daerah, terutama karena dampaknya terhadap kesehatan masyarakat.
Menurut Doni, masyarakat perlu meningkatkan kewaspadaan selama kabut asap masih terjadi. Warga diimbau mengurangi aktivitas di luar ruangan dan menggunakan masker ketika harus beraktivitas di luar rumah.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:




