MITSUBISHI JANUARI 2026

Bunda PAUD Tanjab Barat Serahkan Seragam Gratis di Bram Itam untuk Dorong Pendidikan Berkualitas

Bunda PAUD Tanjab Barat Serahkan Seragam Gratis di Bram Itam untuk Dorong Pendidikan Berkualitas

Bunda PAUD Tanjab Barat Serahkan Seragam Gratis di Bram Itam untuk Dorong Pendidikan Berkualitas--

KUALATUNGKAL, JAMBIEKSPRES.CO.ID-Bunda PAUD Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Hj. Fadhilah Sadat, S.H., melakukan kunjungan kerja ke Kecamatan Bram Itam pada Selasa (4/8/2026).

Kunjungan ini diisi dengan penyerahan bantuan seragam sekolah gratis serta pembagian susu kotak bagi peserta didik baru kelas 1 SD untuk mendukung transisi PAUD ke SD yang menyenangkan dan menciptakan lingkungan belajar ramah anak.

BACA JUGA:Harga TBS Sawit Aceh Tembus Rp3.763 per Kg, Ini Daftar Lengkap Periode 29 Juli–11 Agustus 2026

Bantuan seragam Merah Putih dan Pramuka tersebut disalurkan untuk siswa baru di SDN 35/V Desa Pembengis serta SDN 33/V Kelurahan Bram Itam Kiri. Rangkaian acara diawali di Desa Pembengis sebelum berlanjut ke lokasi berikutnya, dihadiri oleh Kepala Dinas Pendidikan Tanjab Barat, Kabid PAUD, Pengawas Sekolah, jajaran Pokja PAUD, Camat Bram Itam, serta lurah dan kepala desa setempat.

BACA JUGA:Bupati M Syukur Larang Kepala OPD Dinas Luar Daerah Selama Pembahasan KUA-PPAS 2027

Dalam arahannya, Hj. Fadhilah Sadat menyampaikan bahwa penyaluran seragam ini merupakan wujud pelaksanaan komitmen serta visi-misi Bupati Tanjung Jabung Barat dalam meringankan beban ekonomi orang tua murid di awal tahun ajaran baru.

"Kehadiran kami di sini adalah untuk meneruskan langkah Bapak Bupati dalam menyerahkan baju gratis Merah Putih dan Pramuka. Kami sangat berharap melalui program ini, beban orang tua dapat terbantu sekaligus mewujudkan pendidikan yang berkualitas di Kabupaten Tanjung Jabung Barat," ujar Umi Fadhilah.

BACA JUGA:Paripurna DPRD Muaro Jambi, Bupati Bambang Bayu Suseno Sampaikan KUPA-PPAS Perubahan 2026

Di hadapan para guru dan orang tua, Bunda PAUD menekankan pentingnya pendampingan bagi anak-anak kelas 1 yang sedang mengenal lingkungan sekolah baru. Para pendidik diminta untuk menanamkan karakter serta pembiasaan baik sejak dini.

"Anak-anak kelas 1 ini baru mengenal lingkungan sekolah. Tugas mendidik itu tidak hanya mengajar pelajaran, tetapi juga menanamkan karakter dan kebiasaan baik, seperti membaca doa sebelum belajar, serta mencuci tangan dan berdoa sebelum makan," ungkapnya.

"Kepada bapak dan ibu guru, jangan biarkan anak-anak kita mengalami maupun melakukan tindakan perundungan (bullying) terhadap sesama teman. Selain itu, saya mengimbau para orang tua di rumah agar terus mengingatkan anak untuk gemar membaca dan membatasi penggunaan gawai (smartphone)," tegasnya.

BACA JUGA:Sekda Zulhifni Pimpin Rapat Inflasi, IPH Merangin Turun -0,73 Persen

Pendidikan karakter yang selaras antara sekolah dan rumah dinilai menjadi modal utama dalam mencetak generasi cerdas berakhlak, sejalan dengan visi BERKAH MADANI serta agenda Indonesia Emas.

Selain penyerahan bantuan, momen ini juga dimanfaatkan untuk mensosialisasikan Program JAMBUL (Jemput Anak Menuju Masa Depan Berkualitas dan Unggul). Gerakan kolaboratif ini bertujuan memberikan pendampingan penuh kepada anak usia dini agar mendapatkan akses layanan pendidikan yang layak.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait