JAMBI EKSPRES EPAPER

Bupati M. Syukur Ingatkan Warga Tak Bakar Lahan dan Minta Jaga Kebersihan Lingkungan

Bupati M. Syukur Ingatkan Warga Tak Bakar Lahan dan Minta Jaga Kebersihan Lingkungan

Bupati M. Syukur Ingatkan Warga Tak Bakar Lahan dan Minta Jaga Kebersihan Lingkungan--

BANGKO, JAMBIEKSPRES.CO.ID — Bupati Merangin M. Syukur mengingatkan seluruh elemen masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran lahan dalam bentuk apa pun selama musim kemarau ekstrem yang melanda wilayah Kabupaten Merangin.

Imbauan tegas tersebut disampaikan Bupati saat menghadiri kegiatan Subuh Keliling (Subling) di Masjid Baitul Ikhlas, Desa Mentawak, Kecamatan Nalo Tantan, Jumat (2/10/2026).

BACA JUGA:Luruskan Polemik Dana BOS SDN 253, Inspektorat Merangin Beberkan Kronologi Pemeriksaan

Dalam kegiatan yang dihadiri Wakil Bupati A. Khafidh, Sekda Merangin Zulhifni, serta jajaran kepala perangkat daerah dan tokoh masyarakat setempat, Bupati M. Syukur menyoroti kondisi cuaca yang dinilai kurang kondusif. Berdasarkan perkiraan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), musim penghujan di wilayah tersebut diperkirakan baru akan turun pada bulan Desember mendatang.

Bupati M. Syukur menegaskan kepada jajaran pemerintahan di tingkat bawah untuk gencar menyosialisasikan larangan pembakaran lahan kepada warga.

BACA JUGA:Menjajal Tampilan Baru CRF1100L Africa Twin, Motor Petualang Honda Seharga Rp665 Juta

"Saya minta kepada para Camat dan Kepala Desa untuk terus mengingatkan masyarakat agar tidak ada yang membakar lahan. Aturan kearifan lokal yang dulu membolehkan pembakaran terbatas sudah tidak berlaku lagi. Sekarang tidak ada alasan atau pembenaran untuk membuka lahan dengan cara dibakar," tegasnya.

Selain mengantisipasi ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta potensi krisis air bersih, Bupati M. Syukur juga menaruh perhatian serius pada penanganan sampah di kawasan pemukiman warga dan sepanjang pinggir jalan utama. Ia mengimbau pemerintah desa untuk segera menyediakan Tempat Pembuangan Sementara (TPS) agar masyarakat terbiasa membuang sampah pada tempatnya.

BACA JUGA:OJK Resmi Luncurkan RP3I 2026-2030, Arahkan Perbankan Nasional Jadi Penggerak Ekonomi

Menanggapi kritik masyarakat di media sosial mengenai persoalan sampah, Bupati M. Syukur menekankan pentingnya kesadaran kolektif dan kolaborasi antara warga dan pemerintah daerah.

"Kalau TPS-nya penuh dan terlambat diangkut oleh dinas terkait, itu baru kekurangan pemerintah. Namun jika TPS masih kosong tetapi masyarakat justru membuang sampah di pinggir jalan, ini adalah persoalan kesadaran bersama. Mari kita saling bahu-membahu menjaga kebersihan," lanjutnya.

BACA JUGA:Berbagi dan Peduli, PT Kaswari Unggul Salurkan Sembako untuk Masyarakat dan Karyawan

Dalam kesempatan tersebut, Bupati M. Syukur turut memaparkan berbagai capaian program prioritas daerah yang telah direalisasikan. Di antaranya mencakup penyaluran beasiswa pendidikan S1 dan S2, bantuan seragam sekolah gratis, cakupan program Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda), hingga peningkatan fasilitas kesehatan di rumah sakit daerah yang kini telah dilengkapi peralatan medis modern seperti CT-Scan dan fasilitas penanganan penyakit jantung.(*)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait