Pemkab Merangin Gelar Exit Meeting Pemeriksaan BOSP Bersama BPKP Jambi
Pemkab Merangin Gelar Exit Meeting Pemeriksaan BOSP Bersama BPKP Jambi--
BANGKO, JAMBIEKSPRES.CO.ID — Pemerintah Kabupaten Merangin terus berkomitmen menjaga akuntabilitas dan efektivitas pengelolaan anggaran sektor pendidikan di wilayahnya.
Langkah nyata ini ditunjukkan saat Sekretaris Daerah (Sekda) Merangin, Zulhifni, memimpin langsung Exit Meeting Pemeriksaan Pendahuluan Kinerja Bantuan Operasional Satuan Pendidikan (BOSP) bersama Tim Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Provinsi Jambi di Ruang Rapat Sekda, Senin (28/9).
BACA JUGA:Poltekkes Dorong Guru Jadi Kader Deteksi Risiko Karies di Sekolah
Pertemuan yang dihadiri jajaran Dinas Pendidikan, Inspektorat, serta BPKAD Kabupaten Merangin ini menjadi penanda berakhirnya tahap awal evaluasi menyeluruh terhadap penyaluran dan pemanfaatan dana BOSP di Kabupaten Merangin.
Dalam arahannya, Sekda Zulhifni menyampaikan apresiasi mendalam kepada tim evaluator BPKP Provinsi Jambi atas pendampingan dan pengawasan profesional yang telah dilakukan. Ia menekankan bahwa dana BOSP merupakan instrumen vital dalam menunjang mutu pendidikan dasar hingga menengah di Merangin.
BACA JUGA:UIN STS Jambi Masuk 10 Besar PTKIN dalam UI GreenMetric 2026
"Pemeriksaan ini bukan sekadar rutinitas pengawasan, melainkan momentum bagi Pemkab Merangin untuk memastikan bahwa setiap rupiah dana BOSP benar-benar memberikan dampak langsung terhadap kualitas pembelajaran anak-anak kita," ujar Zulhifni.
Zulhifni juga menginstruksikan kepada Dinas Pendidikan dan seluruh jajaran terkait untuk segera menindaklanjuti setiap catatan, saran, maupun masukan konstruktif yang disampaikan oleh tim BPKP selama proses pemeriksaan pendahuluan tersebut.
BACA JUGA:Kejar Universal Coverage Jamsostek, Pemkab Batang Hari Ajak ASN Lindungi Pekerja Rentan
Di sisi lain, perwakilan Tim BPKP Provinsi Jambi memaparkan hasil pemeriksaan awal serta rekomendasi strategis terkait efisiensi, efektivitas, dan tata kelola administrasi dana BOSP. Pengawasan ini dilakukan guna meminimalisasi potensi penyimpangan serta memastikan program pendanaan sekolah berjalan optimal dan tepat sasaran.
BACA JUGA:PT Batanghari Sawit Sejahtera Hadir di Tengah Dampak Karhutla dengan Bagikan Masker
Melalui kegiatan ini, Pemkab Merangin berharap tata kelola keuangan di sektor pendidikan dapat berlangsung semakin transparan dan akuntabel, sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan BPKP dalam mengawal program-program strategis nasional.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:




