JAMBI EKSPRES EPAPER

Kadis Kominfo Merangin Perjuangkan Pengurangan Desa Blank Spot

Kadis Kominfo Merangin Perjuangkan Pengurangan Desa Blank Spot

Kadis Kominfo Merangin Perjuangkan Pengurangan Desa Blank Spot--

BANGKO, JAMBIEKSPRES.CO.ID— Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Merangin, Ahmad Khoiruddin AS (Akhoi), terus bergerak cepat memperjuangkan perluasan jangkauan sinyal guna mengentaskan desa-desa yang masih mengalami blank spot di seluruh wilayah Kabupaten Merangin.

Langkah gigih Kadis Kominfo Merangin ini disambut baik oleh pihak penyedia layanan telekomunikasi. Hal tersebut mengemuka dalam pertemuan produktif dan penuh kekeluargaan bersama Manajer Telkomsel Jambi, Galih, beserta jajarannya.

BACA JUGA:Sambangi Panti Asuhan Aisyiyah, Satbrimob Polda Jambi Berbagi Kasih Serahkan Bantuan Sembako

Dalam pertemuannya bersama Telkomsel, Akhoi yang didampingi Kepala Bidang TIK Herdison dan Kepala Bidang LKI Rina merumuskan sejumlah alternatif pemetaan dan solusi konkret penanganan titik blank spot. Solusi yang disiapkan mulai dari usulan pembangunan menara baru, pemanfaatan menara yang sudah ada, penambahan jangkauan sinyal, hingga pemasangan perangkat penguat pada tiang BTS terpasang. Bahkan, dibahas pula opsi pemanfaatan tiang menara masjid berketinggian minimal 15–20 meter yang memungkinkan untuk memperluas cakupan layanan.

BACA JUGA:PERWOSI Jambi Pertahankan Gelar Juara Nasional Senam Kreasi 2026

Pihak Telkomsel sendiri berkomitmen untuk memberikan layanan jaringan secara maksimal di Merangin. Komitmen ini didasari atas besarnya pengguna layanan mereka yang mencapai sekitar 67 persen dari total masyarakat di daerah tersebut.

BACA JUGA:Sentuhan Motorsport Terbaru, New GR Yaris Makin Mantap Menerjang Lintasan

Atas sambutan hangat dan komitmen Telkomsel, Kadis Kominfo Merangin menyampaikan apresiasi mendalam dan berharap sinergi antara Pemkab Merangin dan Telkomsel dapat terus diperkuat.

"Semoga ke depannya desa-desa blank spot di Kabupaten Merangin dapat terus berkurang. Koneksi sinyal bukan lagi kemewahan, melainkan kebutuhan pokok masyarakat di era digital — dan menjadi penopang utama terselenggaranya pemerintahan yang transparan, cepat, dan terhubung secara menyeluruh." Tutup Akhoi.(*)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait