Bupati Merangin M. Syukur Semprot OPD Soal PAD Melempem: Tidak Mampu Bekerja, Mohon Maaf!
Bupati Merangin M. Syukur Semprot OPD Soal PAD Melempem--
BANGKO, JAMBIEKSPRES.CO.ID – Bupati Merangin M. Syukur memberikan peringatan keras kepada pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Camat akibat rendahnya realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Triwulan II Tahun 2026.
Teguran tegas tersebut disampaikan Bupati M. Syukur saat memimpin Rapat Evaluasi Penerimaan PAD di Aula Rumah Dinas Bupati Merangin, Senin (3/8). Rapat yang dihadiri Sekda Zulhifni serta para pimpinan OPD pengelola PAD ini berfokus mengevaluasi pencapaian yang dinilai masih jauh dari target.
BACA JUGA:Pemkab MUaro Jambi Serahkan 10 Besar Calon Pimpinan Baznas ke Pusat
Dalam arahannya, Bupati mengkritik mentalitas pejabat yang dinilai pasif dan minim inovasi dalam menggali potensi penerimaan daerah. Ia menegaskan bahwa jabatan memikul tanggung jawab besar untuk membawa Kabupaten Merangin menuju kemandirian fiskal.
"Jabatan-jabatan yang diberikan kepada Bapak/Ibu bukan sekadar duduk manis, kemudian menikmati semua fasilitas. Kita semua ini punya tanggung jawab," tegas Bupati M. Syukur.
BACA JUGA:Kadis Kominfo Merangin Minta Desa Sidolego Segera Lengkapi Berkas Desa Anti Korupsi
M. Syukur juga menyoroti ketimpangan drastis antara penerimaan PAD dan beban belanja pegawai yang mencapai Rp700 miliar. Beberapa sektor seperti PBB-P2 bahkan baru menyentuh angka 6 persen, disamping sektor retribusi di berbagai dinas yang capaiannya masih sangat minim.
Ia pun menegaskan tidak akan segan melakukan evaluasi serta mengambil tindakan tegas bagi pejabat yang tidak sanggup mengejar target.
BACA JUGA:Pelayanan KI Responsif, Kanwil Kemenkum Jambi Berikan Layanan bagi Pemohon Hak Cipta
"Kalau memang mohon maaf, tidak mampu mencapai target, ya sudah, Pak. It's okay lah, jujur. Sampaikan ke kami. Kalau Bapak tidak bisa bekerja, ya saya mohon maaf. Evaluasi ini selesai," ungkapnya.
Di akhir rapat, Bupati Merangin meminta seluruh OPD dan Camat untuk segera memacu kinerja, meluncurkan inovasi, serta menindak tegas tunggakan pajak demi mengejar target PAD pada Triwulan III mendatang.(*)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:




