MITSUBISHI JANUARI 2026

Targetkan Predikat BB, Pemkab Merangin Ikuti Evaluasi SAKIP 2026 Bersama KemenPAN-RB

Targetkan Predikat BB, Pemkab Merangin Ikuti Evaluasi SAKIP 2026 Bersama KemenPAN-RB

Targetkan Predikat BB, Pemkab Merangin Ikuti Evaluasi SAKIP 2026 Bersama KemenPAN-RB--

BANGKO, JAMBIEKSPRES.CO.ID- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Merangin menegaskan komitmennya untuk meningkatkan mutu tata kelola pemerintahan dengan membidik predikat SAKIP "BB" pada tahun 2026.

Langkah ini diwujudkan melalui keikutsertaan Pemkab Merangin dalam kegiatan Evaluasi Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) Tahun 2026 secara virtual bersama Tim Evaluator Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) dari Aula Rumah Dinas Bupati Merangin, Kamis (30/7).

BACA JUGA:Pemkab Merangin Gandeng PNM Perkuat Ekonomi Masyakat dan Kelola Sampah Berbasis Ekonomi Sirkular

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Merangin A. Khafidh yang hadir mewakili Bupati M. Syukur.

Turut mendampingi Wabup di lokasi acara yakni Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Merangin, para Staf Ahli Bupati, Asisten, pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Ketua Forum Camat, serta jajaran pejabat administrator, pengawas, dan fungsional di lingkungan Pemkab Merangin.

BACA JUGA:Banggar Desak Evaluasi Pimpinan Satpol PP, Sinyal Reshuffle Eselon II Kian Menguat

Membacakan sambutan Bupati M. Syukur, Wabup A. Khafidh menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada tim evaluator KemenPAN-RB—termasuk Analis Kebijakan Madya Anisa Rifka dan Analis Kebijakan Pratama Alifta Rahma—atas bimbingan serta evaluasi yang konsisten berikan demi perbaikan manajemen kinerja daerah.

BACA JUGA:Ketua DPRD Kota Jambi Usul Seragam Sekolah Gratis, Maulana Langsung Setuju:

Wabup memaparkan bahwa pada penilaian tahun 2025 lalu, Kabupaten Merangin berhasil meraih nilai SAKIP sebesar 68,11 dengan predikat B. Meskipun mencatatkan tren positif, Pemkab Merangin tidak berpuas diri dan bertekad kuat untuk mendorong capaian tersebut naik kelas hingga meraih nilai akuntabilitas berpredikat "BB".

"Target meraih predikat BB ini bukan sekadar mengejar nilai nominal yang lebih tinggi, melainkan bentuk tanggung jawab kami agar setiap rupiah anggaran daerah benar-benar memberikan dampak dan manfaat yang nyata bagi masyarakat," tegas A. Khafidh.

Ia juga menekankan bahwa implementasi SAKIP harus difungsikan sebagai instrumen utama dalam memastikan seluruh agenda prioritas daerah bermuara pada penuntasan kemiskinan, akselerasi pertumbuhan ekonomi, serta peningkatan kualitas pelayanan publik secara berkelanjutan. Untuk itu, seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) diinstruksikan untuk menjadikan catatan dan rekomendasi dari evaluator sebagai bahan evaluasi diri sekaligus pemicu lahirnya inovasi kerja.

BACA JUGA:Pemerintah Dinilai Telah Realisasikan Janji Politik, Pengamat Tekankan Pentingnya Penguatan Eksekusi Lapangan

"Keberhasilan pembangunan tidak ditentukan oleh seberapa banyak program yang kita jalankan, melainkan seberapa besar manfaat yang dirasakan langsung oleh masyarakat. Mari kita tingkatkan sinergi dan kolaborasi demi mewujudkan visi 'Merangin Baru 2030' yang berdaya saing, akuntabel, reformis, dan unggul," tutupnya.

Usai sesi pembukaan dan arahan, rangkaian acara dilanjutkan dengan pemaparan dokumen kinerja serta diskusi teknis antara jajaran pejabat Pemkab Merangin dan Tim Evaluator KemenPAN-RB.(*)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait