Pemkab Merangin Gandeng PNM Perkuat Ekonomi Masyakat dan Kelola Sampah Berbasis Ekonomi Sirkular
Pemkab Merangin Gandeng PNM Perkuat Ekonomi Masyakat dan Kelola Sampah Berbasis Ekonomi Sirkular--
BANGKO, JAMBIEKSPRES.CO.ID — Pemerintah Kabupaten Merangin terus bergerak cepat mendorong penguatan ekonomi masyarakat kelas menengah ke bawah.
Langkah nyata tersebut diwujudkan melalui kolaborasi strategis antara Pemkab Merangin dan PT Permodalan Nasional Madani (PNM) Cabang Jambi guna memajukan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta mengoptimalkan pengelolaan lingkungan berbasis ekonomi sirkular di wilayah Kabupaten Merangin.
BACA JUGA:Banggar Desak Evaluasi Pimpinan Satpol PP, Sinyal Reshuffle Eselon II Kian Menguat
Inisiasi kerja sama ini dibahas dalam pertemuan yang digagas oleh Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perdagangan, dan Perindustrian (DKUKMPP) Kabupaten Merangin, Andrie Fransusman, di ruang kerja Wakil Bupati pada Kamis (30/7).
Diskusi yang dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Merangin A. Khafidh, jajaran pimpinan PNM Cabang Jambi, serta Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Merangin Syafrani ini memetakan berbagai potensi sinergi pemberdayaan ekonomi hingga tingkat ultra mikro.
BACA JUGA:Ketua DPRD Kota Jambi Usul Seragam Sekolah Gratis, Maulana Langsung Setuju:
Wakil Bupati Merangin, A. Khafidh, menyambut baik dan mengapresiasi komitmen PNM yang ingin memperluas jangkauan layanan serta berkolaborasi dengan Pemkab Merangin. Menurutnya, kehadiran program pembiayaan dan pembinaan mikro sangat relevan dalam membantu meningkatkan kesejahteraan warga hingga level terbawah.
"Saya atas nama pemerintah mengucapkan terima kasih dan selamat berkolaborasi antara PNM dengan Pemda. Muatannya tentu untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, apalagi untuk masyarakat level bawah," ujar Wabup.
Dalam kesempatan tersebut, Pimpinan PNM Cabang Jambi Erwin Syafriadi memaparkan fokus bisnis mereka yang berorientasi pada pembiayaan dan pembinaan bagi pelaku usaha mikro serta ultra mikro. Program ini diproyeksikan dapat mengoptimalkan pemanfaatan fasilitas daerah yang dimiliki Merangin, seperti Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT), rumah produksi olahan jahe, rumah produksi kopi, hingga rumah kemasan.
BACA JUGA:Harga TBS Sawit Kaltim Periode II Juli 2026 Tertinggi Rp3.528,11 per Kg, Berikut Rincian Lengkapnya
"Selain menyalurkan modal usah, baik tanpa agunan maupun pakai agunan, PNM juga menyediakan program pendampingan, seperti pelatihan kewirausahaan, pemasaran digital, hingga fasilitasi perizinan dan kemasan produk," ujarnya.
Sektor lingkungan hidup turut menjadi perhatian utama dalam pembahasan tersebut. Kepala Dinas LH Merangin, Syafrani, mengusulkan adanya intervensi pembiayaan dan pembinaan bagi pengelola bank sampah di tingkat kecamatan agar pengelolaan sampah dapat terintegrasi langsung dengan ekonomi sirkular.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:




