Bupati M. Syukur Bernostalgia di Masjid Al-Muhajirin, Minta Kehadiran OPD Diabsen hingga Bawa Anggaran 100 M
Bupati M. Syukur Bernostalgia di Masjid Al-Muhajirin, Minta Kehadiran OPD Diabsen hingga Bawa Anggaran 100 M--
BANGKO , JAMBIEKSPRES.CO.ID– Bupati Merangin M. Syukur menghadiri kegiatan Subuh Keliling (Subling) Pemerintah Kabupaten Merangin di Masjid Al-Muhajirin, Kelurahan Pematang Kandis, Kecamatan Bangko, Jumat (24/7/2026).
Dalam kegiatan ibadah sekaligus silaturahim yang turut dihadiri Wakil Bupati A. Khafidh, Sekda Zulhifni, serta jajaran Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) tersebut, Bupati M. Syukur bernostalgia, memberi catatan kritis terhadap kedisiplinan ASN, hingga membawa kabar gembira mengenai bantuan anggaran infrastruktur sebesar Rp 100 miliar.
BACA JUGA:Dukung Pendidikan Masa Depan, Epson Indonesia Unjuk Solusi Visual dan AI di Yogyakarta
Bagi Bupati M. Syukur, Masjid Al-Muhajirin memiliki ikatan emosional tersendiri. Di hadapan para jemaah, ia secara blak-blakan bernostalgia mengenai perjalanan politiknya yang tak lepas dari keberadaan masjid tersebut.
BACA JUGA:Museum Siginjei Hidupkan Kembali Tradisi Engrang bagi Generasi Muda
"Setiap pemilu, baik waktu pencalonan DPD dulu maupun bupati, posko saya selalu di belakang masjid ini, di Sapta Marga. Jadi kalau hari Jumat memang sering di sini," kenang M. Syukur disambut senyum para jemaah.
Ia pun mengapresiasi perkembangan Masjid Al-Muhajirin yang semakin nyaman bagi umat dan terus merawat tradisi kebersamaan.
BACA JUGA:Program Axis Shorties 2026 Diluncurkan, Buka Peluang Kreator Muda Produksi Serial Micro-Drama
"Setiap hari Sabtu, kalau saya ada di posko, pasti saya salat jamaah di sini, itu juga luar biasa jamaahnya. Makan paginya juga enak-enak, sekarang ditambah ada roti, ada kulkas, apalagi nanti kalau ada nasi padang gratis," selorohnya disambut tawa jemaah Subling.
Bupati M. Syukur menjelaskan bahwa Subuh Keliling bukan sekadar kegiatan keagamaan biasa, melainkan program resmi pemerintah daerah yang lahir dari aspirasi masyarakat.
Meski awalnya diusulkan sebulan sekali, ia meminta Subling digelar seminggu sekali secara konsisten untuk mempererat silaturahmi serta menyerap aspirasi warga secara langsung melalui diskusi santai usai salat Subuh. Namun, di tengah jalannya program, Bupati memberi catatan kritis terkait penurunan tingkat kehadiran jajaran kepala dinas dan ASN.
BACA JUGA:UNJA dan UNP Perkuat Kolaborasi melalui Penandatanganan MoU Tri Dharma Perguruan Tinggi
"Subling ini salah satu cara memakmurkan masjid sekaligus mendekatkan pemerintah dengan masyarakat. Tapi saya perhatikan dari hari ke hari, kehadiran OPD mulai berkurang. Ini Pak Wabup bisa diabsen saja. Karena ini program pemerintah," tegasnya.
Selain menekankan kedisiplinan jajaran Pemkab, Bupati M. Syukur membagikan kabar gembira terkait pembenahan infrastruktur di Kabupaten Merangin. Tahun ini, daerah berpeluang besar mendapat suntikan dana segar dari pemerintah pusat untuk percepatan pembangunan.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:




