Wawan Dragon Pimpin IMI Jambi, Punya Pengalaman Puluhan Tahun di Dunia Otomotif
Wawan Dragon Pimpin IMI Jambi, Punya Pengalaman Puluhan Tahun di Dunia Otomotif --
JAMBI, JAMBIEKSPRES.CO.ID- Ikatan Motor Indonesia (IMI) Provinsi Jambi resmi memiliki nahkoda baru. Ia adalah Wawan Dragon yang terpilih secara aklamasi dalam Musyawarah Provinsi (Musprov) yang digelar di Hotel BW Luxury, Sabtu (3/10/2026).
Wawan Dragon merupakan calon tunggal dalam Musprov ini. Sehingga semua pemilik suara bersepakat untuk memberikan dukungan kepada Wawan Dragon memimpin IMI Jambi.
BACA JUGA:PTPN IV Regional III Berhasil Tekan Emisi Karbon 88.608 Ton per Tahun
Ketua Panitia Musprov IMI Jambi, Amir Hamzah mengatakan sosok Wawan Dragon bukanlah orang. Ia telah memiliki pengalaman puluhan tahun di dunia otomotif.
"Alhamdulillah tadi Musprov berjalan lancar. Wawan Dragon terpilih aklamasi dan mendapatkan dukungan penuh dari pemilik suara Musprov. Dia atlet balap dan sudah 33 tahun aktif di dunia otomotif," ujarnya.
Menurutnya, semangat kebersamaan selama ini menjadi salah satu hal yang terus dijaga dalam setiap proses organisasi IMI Jambi. Sehingga semua proses pemilihan dilakukan secara Musyawarah dan Mufakat. "Insya Allah pemilihan kali ini tidak ada gejolak karena dari dulu kita selalu mengedepankan kekeluargaan," terangnya.
BACA JUGA:Setelah IAIN Menjadi UIN, Apa yang Sebenarnya Berubah?
Sebelumnya, Musyawarah Provinsi (Musprov) ke-7 Ikatan Motor Indonesia (IMI) Jambi resmi digelar di BW Luxury dihadiri langsung oleh Deputi Organisasi IMI Pusat Nasta Oktavian.
Hadir kuga Sekretaris Daerah Provinsi Jambi Sudirman, Kepala Dinas Pemuda dan Oalahraga (Kadisppra) Provinsi Jambi Novriadi dan Ketua Umum KONI Jambi AKBP Mat Sanusi.
BACA JUGA:Dukung Ketahanan Pangan, PT Bukit Barisan Indah Prima Tanam Jagung Pakan di Areal Perkebunan
Ketua Umum KONI Jambi AKBP Mat Sanusi berharap siapa pun yang nantinya meneruskan kepemimpinan AM Guntur Muchtar mampu membawa IMI Jambi ke arah yang lebih maju.
Mat Sanusi bahkan meminta kepengurusan baru tidak bekerja dengan ritme yang biasa-biasa saja. “Pengurus yang baru tidak bisa landai. Harus bisa gasspoll, untuk menentukan langkah agar bisa lebih berprestasi di PON mendatang,” pungkasnya. (aiz)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:




