Kemenhaj Minta Jemaah Lindungi Data Pribadi, Waspada Modus Penipuan Validasi Data
Suasana musim haji 2025-Media Centre Haji (MCH)-
JAKARTA, JAMBIEKSPRES.CO.ID– Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia melalui Pusat Data dan Teknologi Informasi (Pusdatin) menerbitkan imbauan resmi terkait maraknya modus penipuan yang menyasar calon jemaah haji.
BACA JUGA:Harga Avtur Melonjak, Kenaikan Harga Tiket Pesawat Domestik Berkisar 9-13 Persen
Penipuan ini umumnya dilakukan melalui media telepon dan pesan singkat dengan dalih proses validasi atau pembaruan data jemaah.
Kepala Pusdatin, Farosa, menyampaikan bahwa materi imbauan ini disebarluaskan sebagai langkah preventif untuk meningkatkan kewaspadaan masyarakat terhadap potensi penyalahgunaan data pribadi.
BACA JUGA:Gunakan Pembelajaran Blended Learning, 112 CPNS Sarolangun Ikuti Latsar
"Materi ini disusun sebagai upaya peningkatan kewaspadaan masyarakat terhadap potensi penyalahgunaan data pribadi yang dapat dimanfaatkan untuk penipuan hingga pengajuan pinjaman online secara ilegal," ungkap Farosa di Jakarta, Selasa (7/4/2026).
Berdasarkan informasi yang dihimpun, terdapat beberapa metode yang sering digunakan oleh oknum tidak bertanggung jawab:
Menghubungi melalui WhatsApp
: Pelaku menghubungi calon jemaah secara langsung melalui aplikasi pesan singkat.
Mengaku sebagai Petugas
: Oknum berpura-pura menjadi petugas resmi dari Kementerian Haji dan Umrah.
BACA JUGA:73 Mahasiswa Asing, UIN STS Jambi Jadi Kampus PTKIN Favorit Internasional
Permintaan Update Data
: Pelaku meminta jemaah melakukan pembaruan data pribadi.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:



