DISWAY BARU

Siap-Siap! Kemensos Buka Seleksi Siswa Baru Sekolah Rakyat Februari 2026

Siap-Siap! Kemensos Buka Seleksi Siswa Baru Sekolah Rakyat Februari 2026

Siswa Sekolah Rakyat dikerumuni pewarta yang mewawancarai Menteri Sosial Saifullah YusufANTARA/M Riezko Bima Elko Prasetyo--

JAKARTA, JAMBIEKSPRES.CO.ID- Kementerian Sosial seleksi penerimaan siswa baru Sekolah Rakyat untuk tahun ajaran 2026/2027 mulai diselenggarakan pada Februari 2026 seiring dengan pembangunan gedung permanen di berbagai daerah.

"Persiapan mulai Februari kita akan berproses untuk seleksi siswa baru, ya SD, SMP, SMA. Jumlahnya tergantung gedung permanen yang mulai dibangun tahun ini," kata Menteri Sosial Saifullah Yusuf saat ditemui di Jakarta, Jumat dikutip dari Antara.

BACA JUGA:Pembukaan Sepak Bola Gubernur Cup 2026 di Stadion Swarna Bhumi Jambi Ditunda, Laga Grup Awal Tak Berubah

Menurut dia, berdasarkan data terakhir yang diterima pada tahun ini direncanakan mulai membangun 104 gedung permanen Sekolah Rakyat yang pelaksanaannya dikerjakan oleh Kementerian Pekerjaan Umum.

Pembangunan Sekolah Rakyat permanen itu tersebar di hampir seluruh provinsi, termasuk wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T), salah satunya di Anambas, Kepulauan Riau.

BACA JUGA:Yaqut dan Gus Alex Tersangka Kasus Kuota Haji, KPK Targetkan Penahanan Secepatnya

Setiap Sekolah Rakyat permanen itu, kata dia, dirancang memiliki kapasitas sekitar 1.000 siswa dengan daya tampung sekitar 300 siswa baru per tahun untuk jenjang SD, SMP, dan SMA.

Dengan 100 sekolah yang akan segera beroperasi maka Kemensos memperkirakan dapat menerima sekitar 30 ribu siswa baru per tahun, ditambah sekitar 15 ribu siswa dari unit yang telah berjalan, sehingga total penerimaan siswa Sekolah Rakyat tahun ini diperkirakan mencapai 45 ribu orang.

"Pada tahun berikutnya, 2027, kapasitas penerimaan siswa baru diproyeksikan meningkat hingga sekitar 60 ribu siswa seiring bertambahnya jumlah sekolah yang beroperasi," cetusnya.

BACA JUGA:KPK Tetapkan Yaqut Cholil dan Gus Alex Tersangka Kasus Kuota Haji

Sekolah Rakyat merupakan salah satu program prioritas Presiden Prabowo Subianto untuk memberikan akses pendidikan gratis dan berkualitas bagi anak-anak dari keluarga miskin dengan tingkat kesejahteraan terendah (Desil 1–4) dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).

Program ini dirancang sebagai model pengentasan kemiskinan terpadu karena memadukan berbagai program unggulan pemerintah seperti Cek Kesehatan Gratis (CKG), Makan Bergizi Gratis (MBG), jaminan kesehatan PBI-JK, Koperasi Desa Merah Putih, serta Program 3 Juta Rumah bagi keluarga siswa penerima manfaat.

BACA JUGA:Dua Truk Bertabrakan di Exit Tol Pijoan, Satu Sopir Terjepit di Kabin

Berdasarkan data Kementerian Sosial ada sebanyak 166 titik Sekolah Rakyat rintisan yang sudah dibangun pada tahun 2025 dengan kapasitas 16 ribu siswa, didukung oleh 2.400 guru dan lebih dari 4.000 tenaga kependidikan di jenjang SD, SMP, dan SMA atau sederajat.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: