JAMBI EKSPRES EPAPER

Lobang Jargas di Kota Jambi Makan Korban, Anak Jatuh hingga Dilarikan ke RS

Lobang Jargas di Kota Jambi Makan Korban, Anak Jatuh hingga Dilarikan ke RS

Lobang Jargas di Kota Jambi Makan Korban, Anak Jatuh hingga Dilarikan ke RS-Ist-

JAMBI, JAMBIEKSPRES.CO.ID – Pekerjaan pembangunan jaringan gas (jargas) di Kelurahan Paal Lima, Kecamatan Kota Baru, Kota Jambi, mendapat sorotan warga setelah seorang anak dilaporkan jatuh ke dalam galian jargas di kawasan tersebut.

Insiden itu mendorong warga meminta pihak pelaksana segera memastikan seluruh galian yang berada di lingkungan permukiman ditutup atau diamankan dengan pengaman yang memadai. Warga juga meminta DPRD Kota Jambi turun langsung melakukan pengawasan terhadap pekerjaan tersebut.

BACA JUGA:Usai Saling Pukul di Ring, Vicky, Bedu dan Dede Sunandar Sarapan Bareng di Jambi

Ketua RT 05 Kelurahan Paal Lima, Arvandi, mengatakan keselamatan warga harus menjadi perhatian utama selama proses pembangunan jargas berlangsung. Menurutnya, galian yang belum selesai berpotensi membahayakan masyarakat, terutama anak-anak yang beraktivitas di sekitar lokasi.

BACA JUGA:Pemprov Jambi Gandeng LAN RI, Al Haris Fokus Cetak Aparatur Berkualitas hingga Tingkat Desa

“Kami tidak ingin kejadian seperti ini terulang lagi. Kalau memang ada pekerjaan yang belum selesai, harus diberi pengamanan yang jelas. Jangan sampai membahayakan anak-anak dan warga,” ujar Arvandi.

Arvandi yang juga Sekretaris Forum RT Kelurahan Paal Lima meminta pihak pelaksana tidak hanya fokus pada pemasangan jaringan, tetapi juga memastikan kondisi lokasi pekerjaan aman setelah aktivitas penggalian dilakukan.

Ia berharap seluruh titik galian di kawasan permukiman diperiksa kembali dan segera diberikan pengamanan sesuai kebutuhan. Langkah tersebut dinilai penting untuk mencegah terjadinya kecelakaan serupa.

Selain meminta tindakan dari pelaksana, warga juga mendorong DPRD Kota Jambi melalui komisi terkait turun ke lapangan. Dewan diharapkan dapat melihat langsung kondisi galian serta meminta penjelasan pihak pelaksana mengenai pengamanan pekerjaan dan penanganan terhadap korban.

“DPRD kami minta turun melihat kondisi di lapangan. Kami ingin pekerjaan ini tetap berjalan, tetapi keselamatan masyarakat juga harus diperhatikan,” katanya.

Arvandi menegaskan masyarakat pada prinsipnya mendukung pembangunan jaringan gas sebagai bagian dari pembangunan infrastruktur dan pelayanan publik. Namun, pelaksanaannya diharapkan tetap memperhatikan keselamatan dan kenyamanan warga yang berada di sekitar lokasi pekerjaan.

“Jargas kami dukung, tetapi jangan sampai masyarakat menjadi korban. Kami meminta pihak jargas dan pihak terkait segera menyelesaikan persoalan ini secara bertanggung jawab,” tegasnya.

Warga berharap pengamanan terhadap seluruh galian segera dilakukan dan pengawasan pekerjaan diperketat agar kejadian serupa tidak kembali terjadi di Kelurahan Paal Lima maupun lokasi pembangunan jargas lainnya. (hfz)

 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: