JAMBI EKSPRES EPAPER

Pasca-Pelatihan di BPBAT: 5 Pokdakan Tanjab Barat Tetap Dikawal SKK Migas PetroChina Lewat MoU Pendampingan

Pasca-Pelatihan di BPBAT: 5 Pokdakan Tanjab Barat Tetap Dikawal SKK Migas PetroChina Lewat MoU Pendampingan

Pasca-Pelatihan di BPBAT: 5 Pokdakan Tanjab Barat Tetap Dikawal SKK Migas PetroChina Lewat MoU Pendampingan--

JAMBI, JAMBIEKSPRES.CO.ID- Pada Jumat pagi, 2 Oktober 2026, sebuah program pemberdayaan komprehensif melalui Program Pelibatan dan Pengembangan Masyarakat (PPM) SKK Migas PetroChina International Jabung Ltd, resmi ditutup di Aula BPBAT Sungai Gelam, Kabupaten Muaro Jambi. Penutupan ini menjadi babak baru bagi puluhan petani ikan asal Kecamatan Betara, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, untuk memulai perang melawan efisiensi biaya kolam.

BACA JUGA:5 Hari Ikuti Pelatihan di BPBAT, 5 Pokdakan Binaan SKK Migas PetroChina Siap Dongkrak Ekonomi Desa

Bukan sekadar datang dan mendengarkan ceramah teori, selama 5 hari penuh para perwakilan dari Pokdakan ini benar-benar diisolasi secara produktif. Mereka menginap langsung di fasilitas akomodasi balai demi bisa mempraktikkan teknologi perikanan dari hulu hingga hilir secara mendalam.

Di bawah bimbingan instruktur ahli, para petani digembleng menguasai teknik pemilihan induk berkualitas, pemijahan, pemeliharaan larva, penanganan kesehatan ikan, hingga pengelolaan kualitas air. Namun, menu utama yang paling dinanti adalah ilmu manajemen pakan mandiri. Keterampilan meracik pakan sendiri ini menjadi "senjata rahasia" baru yang dibawa pulang oleh para peserta untuk memangkas modal produksi di desa masing-masing.

BACA JUGA:Karhutla Jambi: Tim Pemadam SKK Migas PetroChina Perkuat Satgas Jinakkan Api

Rasa haru dan bangga tak bisa disembunyikan saat momentum penutupan. Perwakilan peserta menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada PetroChina dan BPBAT Sungai Gelam atas fasilitas menginap, konsumsi, serta transfer ilmu berkualitas yang diberikan secara cuma-cuma namun berdampak besar ini.

Agar ilmu mahal selama 5 hari menginap ini tidak menguap begitu saja, acara pagi tadi diakhiri dengan prosesi penting: penyerahan resmi Nota Kesepahaman (MoU) mengenai Komitmen dan Kerja Kerja Sama Pendampingan Program PPM Perikanan Budidaya Air Tawar di Daerah Binaan PetroChina.

BACA JUGA:Usai Dapat Bibit dan Kolam, Pokdakan Tanjab Barat Bersyukur Diajak SKK Migas PetroChina Belajar ke BPBAT

Menanggapi komitmen jangka panjang ini, Government and Relations Superintendent PetroChina International Jabung Ltd., Lasno, menegaskan bahwa kepulangan peserta ke desa asal bukan berarti hubungan kemitraan terputus.

“Selesainya kegiatan bimtek hari ini bukanlah akhir dari perjalanan kita, melainkan awal dari langkah besar ke depan. Pengetahuan dan keterampilan langsung yang telah Bapak dan Ibu dapatkan selama di sini mulai dari pengelolaan benih, pakan, hingga perawatan lingkungan budidaya adalah modal berharga untuk membawa kelompok usaha kita naik kelas,” tegas Lasno di hadapan para peserta.

BACA JUGA:SKK Migas - PetroChina Pastikan Konsumsi Pekerja Higienis Lewat Pelatihan Khusus

Lewat MoU ini, PetroChina bersama tim teknis dan penyuluh lapangan BPBAT Sungai Gelam akan melakukan pemantauan berkala ke kolam-kolam milik kelompok tani. Pengawalan ketat pasca-pelatihan ini sengaja dirancang untuk memastikan bantuan bibit ikan yang telah disalurkan sebelumnya bisa tumbuh optimal, sehat, dan menghasilkan panen melimpah yang mampu mendongkrak kesejahteraan keluarga di Tanjung Jabung Barat.

Agenda strategis ini turut disaksikan oleh CSR & Comdev Supervisor Ahmad Ramadlan, Kasubbag TU BPBAT Sungai Gelam Mu'in, S.Pi, M.Si, serta jajaran perwakilan pemerintah Desa Pematang Lumut, Pematang Buluh, dan Sungai Keruh.(*)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait