Keluhkan Proyek Perbaikan Drainase, Omzet Pedagang di Kawasan Pasar Handil Turun
PERBAIKAN DRAINASE: Pekerjaan perbaikan drainase di kawasan Pasar Handil, Kota Jambi, dikeluhkan pedagang.--
JAMBI, JAMBIEKSPRES.CO.ID – Penutupan akses jalan di kawasan Pasar Handil, Kota Jambi, akibat pekerjaan perbaikan drainase sejak lebih dari sepekan terakhir, mulai dikeluhkan para pedagang.
Hamdi, pedagang jasa pembuatan plat nomor kendaraan yang telah puluhan tahun berjualan di kawasan Pasar Handil, mengaku mengalami penurunan omzet cukup drastis sejak jalan ditutup untuk pekerjaan perbaikan drainase.
BACA JUGA:Tuntut Pelunasan Rp12,5 M, PT Bliss Belum Bisa Lanjut Addendum
“Sebelum ditutup, saya bisa menerima puluhan pesanan setiap hari. Sekarang hanya beberapa saja,” ujarnya, Senin (13/10).
Ia berharap pekerjaan drainase dapat segera diselesaikan sesuai target agar aktivitas perdagangan di sekitar pasar kembali normal. “Semoga selesai tepat waktu, jadi pembeli bisa datang lagi seperti biasa,” katanya.
Penutupan jalan tersebut merupakan bagian dari proyek peningkatan sistem drainase guna mengantisipasi banjir di kawasan padat perdagangan itu. Namun, pedagang berharap pengerjaannya bisa dipercepat tanpa mengganggu roda ekonomi masyarakat.
BACA JUGA:Perkuat Budaya Integritas, SKK Migas PetroChina Gelar Pelatihan Awareness SNI ISO 37001:2016
Seorang pengguna jalan, Edi, juga menyebut penutupan jalan menyebabkan arus lalu lintas di jalur alternatif menjadi lebih padat. “Macetnya lumayan, terutama pagi dan sore. Tapi kalau demi perbaikan, semoga cepat selesai saja,” ujarnya.
Kepala Dinas PUPR Kota Jambi, Momon Sukmana Fitra, menjelaskan pihaknya telah melakukan sosialisasi sebelumnya kepada warga dan pihak terkait mengenai penutupan jalan tersebut.
“Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan ini. Untuk pekerjaan crossing di Jalan D.I. Panjaitan, kami sudah berkoordinasi dengan lurah dan Polsek Jelutung. Pekerjaan dilakukan selama dua minggu, dari 4 hingga 18 Oktober, menggunakan beton precast agar hasilnya lebih maksimal,” terangnya.
BACA JUGA:Update Harga Emas di Pegadaian Senin 13 Oktober 2025, Hari Ini Kompak Stabil
Momon menambahkan, pihaknya terus memaksimalkan pengerjaan agar dapat diselesaikan lebih cepat dari jadwal, terutama di titik simpang Samsudin Uban.
“Kami upayakan lebih cepat agar aktivitas masyarakat bisa kembali normal,” pungkasnya. (*)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:



