Baterai Sepeda Listrik Picu Kebakaran Rumah di Kumpeh Ulu
Baterai Sepeda Listrik Picu Kebakaran Rumah di Kumpeh Ulu--
MUARO JAMBI, JAMBIEKSPRES.CO.ID – Kebakaran menghanguskan sebuah rumah warga di RT 12, Desa Kasang Pudak, Kecamatan Kumpeh Ulu, Muaro Jambi, Sabtu (3/10). Api diduga dipicu korsleting listrik saat baterai sepeda listrik tengah diisi daya.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 08.27 WIB. Informasi kebakaran diterima Poswil Kumpeh Damkarmat Kabupaten Muaro Jambi dari warga melalui sambungan telepon.
BACA JUGA:Terios Special Edition Hadir di Jawa Tengah dengan Tampilan Eksklusif dan Jumlah Terbatas
Sekretaris Damkarmat Kabupaten Muaro Jambi Herman Susilo, menyebutkan, pemilik rumah sedang mengecas sepeda listrik. Saat baterai disebut sudah penuh, tiba-tiba muncul percikan api. Saat itu, pemilik rumah tidak berada di lokasi.
Percikan api dengan cepat membesar dan membakar bagian tengah rumah. Petugas Damkarmat kemudian bergerak menuju lokasi menggunakan armada BH 8014 GZ.
BACA JUGA:Book Launching UIN STS Jambi Dorong Ilmu Agama dan Sains Berjalan Bersama
“Pemilik rumah sedang mengecas sepeda listrik. Ketika baterai sudah penuh, timbul percikan api. Pemilik tidak ada di rumah dan hanya meninggalkan anak-anaknya,” ujarnya dalam keterangan pers.
Regu 3 Poswil Kumpeh dipimpin Korwil Pos Kumpeh Fitra Ramdhani tiba di lokasi untuk melakukan pemadaman. Sebanyak sekitar 8.000 liter air digunakan dalam proses penanganan.
BACA JUGA:Pengumuman Kedua Lelang Eksekusi Hak Tanggungan BRI Debitur Atas Nama Indra Gunawan
Petugas berjibaku memadamkan api hingga operasi dinyatakan selesai sekitar pukul 10.44 WIB. Setelah penanganan rampung, armada kembali ke pos dan tiba sekitar pukul 11.50 WIB.
Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Sementara nilai kerugian material masih belum diketahui.
Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat agar tidak meninggalkan proses pengisian baterai perangkat listrik tanpa pengawasan. Kondisi charger, kabel, baterai, dan instalasi listrik juga perlu diperiksa secara berkala untuk mencegah risiko kebakaran.(*)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:




