Pemberdayaan Rumah BUMN BRI Sukses Antar Kerajinan Tenun KAINRATU Go International
Berangkat dari Warisan Keluarga, KAINRATU Kembangkan Tenun Troso hingga Menembus Pasar Global Berkat Pemberdayaan Rumah BUMN BRI--
JEPARA, JAMBIEKSPRES.CO.ID– PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI terus memperkuat perannya dalam mendorong kemajuan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui program pendampingan, peningkatan kapasitas, serta pembukaan akses pasar. Salah satu pengusaha yang merasakan manfaat dukungan tersebut adalah KAINRATU, UMKM tenun asal Desa Troso, Kecamatan Pecangaan, Kabupaten Jepara, yang kini memasarkan produknya ke berbagai wilayah di Indonesia hingga mancanegara.
BACA JUGA:Perkuat Ekosistem Danantara, Transformasi Digital BRI Pacu Transaksi Merchant dan QRIS
Co-Owner KAINRATU Maria Leoni menuturkan bahwa usaha yang dijalankannya berangkat dari lingkungan keluarga yang telah lama menekuni kerajinan tenun ikat. Pengalaman membantu memasarkan hasil karya para perajin kemudian menjadi langkah awal berkembangnya KAINRATU.
BACA JUGA:Kecelakaan Maut di Bungo, Mobil Terbakar, Dua Pemotor Meninggal di Tempat
“Awal mula usaha kami berangkat dari latar belakang keluarga sebagai penenun. Orang tua kami merupakan perajin tenun ikat dan kami tinggal di Desa Troso, Jepara, yang dikenal sebagai sentra tenun ikat. Usaha ini telah berjalan selama kurang lebih 9 tahun. Pada awalnya, kami membantu memasarkan kain tenun yang diproduksi oleh orang tua melalui website gardutroso.com. Seiring perkembangan usaha, pada tahun 2019 kami resmi bermigrasi dan mengembangkan pemasaran melalui website www.tokotenun.com dan www.kainratu.com hingga berkembang seperti saat ini,” ujar Maria.
BACA JUGA:Viral Video Cewek 'Adik Angkat' Kalapas, Ternyata eks Kabid Ditjenpas yang Kasus 536 Ekstasi
KAINRATU menghadirkan beragam produk tenun, mulai dari kain hingga busana siap pakai. Produk yang paling diminati pelanggan adalah Kain Tenun Double Ikat 3 Dimensi dan Tenun Endek CSM yang mengangkat motif khas dari berbagai daerah seperti Jepara, Kalimantan, Sumba, dan Nusa Tenggara Timur. Produk-produknya telah menjangkau pasar ekspor ke Amerika Serikat, Jepang, Myanmar, Thailand, Arab Saudi, Portugal, Malaysia, dan Selandia Baru.
BACA JUGA:Ulil Amri Minta Pemkab Muaro Jambi Tak Cepat Puas Raih Predikat Sangat Baik PTSP Nasional
Selain menyediakan layanan desain kustom dan motif seragam bagi perusahaan, instansi pemerintah, maupun lembaga pendidikan, KAINRATU juga menerapkan konsep fair pricing serta membuka program kunjungan industri dan pelatihan menenun bagi masyarakat maupun pelajar.
Dalam perjalanan mengembangkan bisnis, Maria mengenal Rumah BUMN BRI saat sering berkunjung ke kantor BRI dan melihat keberadaan Rumah BUMN. Dari informasi yang diperolehnya, KAINRATU kemudian mengikuti seleksi peserta BRIncubator yang diselenggarakan BRI dan berhasil terpilih untuk mengikuti program tersebut.
“Rumah BUMN BRI telah memberikan banyak manfaat bagi pengembangan usaha kami melalui berbagai pelatihan yang dibawakan oleh mentor berpengalaman. Materi dan wawasan yang diberikan sangat bermanfaat dalam meningkatkan kapasitas usaha secara praktis,” imbuhnya.
Pelatihan pengembangan produk, pengemasan, dan pemasaran digital melalui Rumah BUMN BRI membantu KAINRATU memperkuat strategi bisnis dan pemasaran. Selain itu, KAINRATU juga terpilih mengikuti BRI UMKM EXPO(RT) setelah melalui proses kurasi, sehingga memperoleh peluang promosi yang lebih luas.
Hingga akhir Maret 2026, BRI telah membina 54 Rumah BUMN di berbagai wilayah Indonesia dan menyelenggarakan lebih dari 18 ribu pelatihan untuk meningkatkan kapasitas dan daya saing UMKM.
Pada kesempatan terpisah, Direktur Micro BRI Akhmad Purwakajaya menyampaikan bahwa perjalanan KAINRATU menunjukkan bagaimana warisan budaya dapat menjadi sumber peluang ekonomi yang berkelanjutan. Menurutnya, kemampuan menghadirkan produk yang tetap berakar pada budaya lokal sekaligus relevan dengan kebutuhan pasar menjadi faktor penting dalam memperkuat daya saing UMKM.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:




