SIGINJAI Fest 2026 Ditutup, Transaksi Tembus Rp750 Juta
SIGINJAI Fest 2026 Ditutup, Transaksi Tembus Rp750 Juta--
JAMBIEKSPRES.CO.ID - Semarak Ekonomi dan Keuangan Syariah Negeri Jambi (SIGINJAI) Fest 2026 resmi ditutup setelah berlangsung selama lima hari di Atrium Mall Jambi Town Square (Jamtos). Kegiatan yang digelar sejak 29 April hingga 3 Mei 2026 ini mencatat capaian transaksi keuangan yang cukup signifikan, yakni mencapai sekitar Rp750 juta.
BACA JUGA:Pengamat : Bank Jambi Memasuki Era Modernisasi dan Penguatan Sistem Perbankan
Penutupan kegiatan berlangsung pada Minggu (3/5/2026) dengan menghadirkan acara pamungkas berupa kajian inspiratif bersama Habib Ja’far yang mengangkat tema “Hidup Berkah dengan Syariah”. Kegiatan ini turut dihadiri oleh Asisten II Pemerintah Kota Jambi Dr. Mulyadi, Kepala OJK Provinsi Jambi Yan Iswara, Direktur Utama Bank Jambi Khairul Suhairi, serta jajaran pejabat Bank Indonesia Provinsi Jambi.
BACA JUGA:Kasus Dugaan Korupsi DAK, Mantan Kadisdik Provinsi Jambi Varial Adi Putra Ditahan
Selain capaian transaksi, SIGINJAI Fest 2026 juga berhasil menghimpun dana sebesar Rp9 juta melalui program pojok kopi wakaf. Seluruh rangkaian kegiatan lomba yang digelar selama festival juga telah diumumkan pemenangnya. Para pemenang tersebut selanjutnya akan mewakili Jambi pada ajang kompetisi lanjutan di tingkat Festival Ekonomi Syariah (FESyar) Sumatera.
BACA JUGA:Update Harga Emas di Pegadaian Senin 4 Mei 2026, Hari Ini Stabil
Asisten II Pemkot Jambi, Dr. Mulyadi, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan seperti SIGINJAI Fest merupakan langkah strategis dalam mendukung pertumbuhan dan stabilitas ekonomi, khususnya melalui penguatan ekonomi syariah. “Tujuan-tujuan mulia ini harus kita dukung dalam praktik penyelenggaraan pemerintahan, terutama yang berkaitan dengan menjaga pertumbuhan dan stabilitas ekonomi,” ujarnya.
BACA JUGA:Update Harga Emas Antam Senin 4 Mei 2026, Hari Ini Turun Rp1.000 Jadi Rp2,795 Juta/Gram
Ia menambahkan, semangat yang diusung dalam kegiatan ini sejalan dengan upaya nasional untuk menjadikan Indonesia sebagai salah satu pusat ekonomi dan keuangan syariah dunia. “Pemerintah Kota Jambi terus mendorong peningkatan kualitas dan kapasitas UMKM serta pelaku ekonomi kreatif. Dukungan dari berbagai pihak, termasuk Bank Indonesia, sangat kami butuhkan,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jambi, Tedy Arief Budiman, mengatakan bahwa SIGINJAI Fest 2026 merupakan bagian dari upaya berkelanjutan dalam mengembangkan UMKM dan memperkuat ekosistem ekonomi syariah di daerah. Ia menjelaskan bahwa kegiatan digitalisasi juga menjadi fokus dalam festival ini, salah satunya melalui QRIS Experience. Selama lima hari pelaksanaan, tercatat sekitar 5.000 transaksi digital yang berasal dari 1.000 pengunjung.
“Kami juga melakukan edukasi kepada masyarakat mengenai penggunaan QRIS, dengan tingkat pemahaman yang mencapai 90,42 persen. Ini menunjukkan bahwa literasi keuangan digital masyarakat terus meningkat,” ujarnya.
Menurut Tedy, ke depan semangat SIGINJAI Fest akan terus dilanjutkan melalui berbagai program nyata yang mendukung penguatan ekonomi dan keuangan syariah di Provinsi Jambi. “Bank Indonesia akan terus mengambil peran dalam menghubungkan berbagai elemen dan ekosistem ekonomi syariah. Setelah SIGINJAI Fest ini, kami juga akan melaksanakan kegiatan Gentala Arasi atau Gebyar Ekonomi Digital dan Literasi Jambi pada semester kedua tahun 2026,” jelasnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:




