MITSUBISHI JANUARI 2026

Jalur Dua Tungkal Membahayakan

   Jalur Dua Tungkal Membahayakan

KUALATUNGKAL – Keselamatan pengguna jalan yang melalui jalur dua menuju Kota Kualatungkal terancam. Pasalnya, ada puluhan lobang besar menganga di jalan dan meresahkan. Bahkan kedalaman lobang tesebut mencapai 15 cm.

          Tak ayal, banyak kecelakaan yang sudah terjadi di ruas jalan ini karena terperosok ke dalam lobang tersebut. Parahnya, kondisi ini sudah berlangsung lama dan terkesan dibiarkan oleh pihak pemerintah.

Pantauan Jambi Ekspres, sepanjang kurang lebih 5 kilometer jalan, mulai dari masuk jalur dua hingga masuk ke kota Kuala Tungkal, rusak parah. Terlihat ada juga ada warga yang berinisiatif menutup jalan tersebut dengan sisa bahan bangunan.

Diungkapkan Heri, salah seorang supir mobil yang sehari-harinya melewati jalan tersebut, ia bersama teman-temannya sering kesusahan melewati lobang yang tambah lama tambah besar dan dalam. Terkadang mobil yang dibawanya oleng, hingga bumper mobil sering kandas di jalan.

“Memang susah, kita harus hati-hati nian lewat lobang. Kita minta tolong lah diperbaiki, payah kita jalan,” ujarnya.

Ia juga merasa kasihan kepada pengendara yang menggunakan sepeda motor, pasalnya, saat ini lobang tersebut membuat jalan disepanjang jalur dua menjadi berdebu dan becek bila terkena air pasang “Kadang kita harus pelan, ngalah dengan motor, karena kan debu jadi banyak, kalo dekat lobang-lobang tu becek dan licin pula,” tandasnya.

Terpisah Peltu Kadis PU Tanjabbar, Zulkifli saat dikonfirmasi mengatakan, pihaknya dari awal sudah pernah mengusahakan melakukan penimbunan sementara. Sebelum yang dilakukan pengerjaan oleh pihak jalan negara, karena saat ini status jalan tersebut anggarannya sudah masuk dana APBN.

“Itu kan dananya dari APBN, kita juga dulu sudah melakukan pendataan dan sosialisasi yang nantinya jalan tersebut ditinggikan 60cm,” jelasnya.

Dia membantah jika ada indikasi pembiaran kondisi jalan itu dari Pemerintah Provinsi Jambi. Namun untuk saat ini belum ada karena kos untuk penimbunan tersebut harus di SPJK. Ditakutkan tumpang tindih dengan APBN yang akan jalan nanti.

Untuk sementara katanya di biarkan terlebih dahulu, biar tidak ada kesannya tumpang tindih. “Kita pernah juga nimbunnya, mungkin kan karena hujan dan air pasang dia tergerus dan tambah besar,” tandasnya.

(sun)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: