MUARA BUNGO, JAMBIEKSPRES.CO.ID - Dampak kabut asap yang menyelimuti wilayah Kabupaten Bungo selama tahun 2026 membuat kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) cukup tinggi.
Menurut catatan Dinas Kesehatan kabupaten Bungo, selama tahun 2026 ini sudah terjadi sekitar 4.900 kasus ISPA.
BACA JUGA:Wabup H A Khafid Pimpin Rapat Evaluasi LPPK 2026 Lingkup Pemkab Merangin
Hingga kini dinas Kesehatan Kabupaten Bungo jjga terus melakukan berbagai upaya untuk melindungi kesehatan masyarakat. Langkah tersebut dilakukan melalui pembagian masker, penyampaian imbauan melalui media, serta edukasi kesehatan yang melibatkan puskesmas.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bungo dr. H. Safaruddin M, MPH., MH., Sp. KKLP., FISQua., CPCCP, menyampaikan, bahwa bantuan masker dari Pemerintah Provinsi Jambi telah diterima dan didistribusikan kepada masyarakat. Pembagian masker juga direncanakan terus berlanjut sebagai upaya mengurangi risiko gangguan pernapasan akibat paparan asap.
BACA JUGA:Kepercayaan 24 Juta Nasabah Antarkan BSI Raih Top 5 Layanan Terbaik CX 100 Award
“Intinya kita tetap eksis dalam melakukan upaya-upaya untuk penanggulangan kabut asap. Bantuan dari provinsi kemarin sudah sampai kepada kita dan sudah dibagikan. Besok juga akan berlanjut pembagian masker kepada masyarakat,” ungkapnya., Rabu pagi (14/10/2026).
Selain pembagian masker, imbauan kepada masyarakat terus disampaikan melalui berbagai saluran informasi, termasuk media dan Puskesmas. Masyarakat diminta tetap menjaga kesehatan, menggunakan masker ketika beraktivitas di luar rumah, serta mengurangi kegiatan di luar ruangan apabila tidak terlalu penting.
BACA JUGA:Jadi Pilihan Utama SUV Keluarga, Ini Berbagai Keunggulan Mitsubishi Destinator
Menurutnya, paparan kabut asap tidak boleh dianggap sepele karena berisiko mengganggu kesehatan, terutama organ pernapasan.
Masyarakat juga dianjurkan mengonsumsi sayur dan buah segar, menjaga kebersihan tangan dengan mencuci menggunakan sabun dan air mengalir, serta melakukan aktivitas fisik ringan sesuai kondisi tubuh.(*)