Pemerintah Pastikan Program Kawasan Kumuh Nipah Panjang Berjalan

Selasa 29-09-2026,06:41 WIB
Reporter : Maulana
Editor : Setya Novanto

MUARASABAK, JAMBIEKSPRES.CO.ID – Penataan kawasan kumuh di Kelurahan Nipah Panjang 2, Kecamatan Nipah Panjang, Kabupaten Tanjabtim, terus mendapat perhatian pemerintah.

Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) bersama Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Provinsi Jambi serta Dinas Perkim Tanjabtim turun melakukan monitoring dan evaluasi (monev), Minggu (27/9).

BACA JUGA:The New CRETA Tawarkan Promo Bunga 0% dan Cuti Cicilan 1 Tahun Melalui Program PASTI BISA

Kegiatan tersebut dilakukan untuk melihat langsung perkembangan penanganan kawasan kumuh sekaligus memastikan pelaksanaan program di lapangan berjalan sesuai dengan rencana. Dalam kegiatan itu, tim juga didampingi jajaran Dinas Perkim Tanjabtim.

Kabid Perumahan dan Kawasan Permukiman Dinas Perkim Tanjabtim, Sinta Olivia ST, mengatakan monev dilakukan secara menyeluruh terhadap pelaksanaan kegiatan.

BACA JUGA:Ngamuk di Istanbul, Italia Cukur Turki 4-1 di UEFA Nations League

"Kita menjadi salah satu pihak dari pemerintah daerah yang memberikan keterangan terkait pendampingan dan pelaksanaan kegiatan tersebut," ujar Sinta saat dikonfirmasi, Senin (28/9).

Menurut Sinta, kegiatan monev tidak hanya melihat satu bagian pekerjaan. Seluruh aspek program turut menjadi perhatian agar pemerintah memperoleh gambaran mengenai kondisi pelaksanaan di lapangan.

BACA JUGA:Pemkab Merangin Matangkan Persiapan Pembongkaran Kios Liar, Beri PKL Tenggat Waktu 2 Hari

"Monev ini juga menjadi bagian dari kolaborasi antara pemerintah pusat, Pemerintah Provinsi Jambi, dan Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Timur dalam mendorong penanganan kawasan kumuh," katanya.

Pemkab Tanjabtim menyambut baik dukungan pemerintah pusat melalui Kementerian PKP dalam program penanganan kawasan kumuh tersebut. Kolaborasi dengan Pemerintah Provinsi Jambi juga dinilai menjadi bagian penting dalam mempercepat peningkatan kualitas permukiman masyarakat.

Monev diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi untuk memastikan program yang dijalankan memberikan dampak terhadap kondisi lingkungan dan masyarakat di Kelurahan Nipah Panjang 2.

BACA JUGA:MAXi Yamaha Gelar CustoMAXi 2026 Bandung, Wadah Unjuk Gigi Modifikasi, Performa, dan Teknologi

Di sisi lain, masyarakat setempat juga menyambut positif perhatian pemerintah terhadap kawasan permukiman mereka.

Abdullah, salah seorang warga Nipah Panjang 2, mengaku mendukung program penataan kawasan kumuh yang dilaksanakan pemerintah.

Kategori :