Bupati Merangin Paparkan Lompatan Pembangunan Infrastruktur dan Program Unggulan Desa

Rabu 16-09-2026,04:07 WIB
Reporter : Setya Novanto
Editor : Setya Novanto

BANGKO, JAMBIEKSPRES.CO.ID- Bupati Merangin, M. Syukur, memaparkan berbagai capaian signifikan pembangunan daerah serta arah kebijakan strategis dalam acara Pengajian Umum Majelis Ta'lim Himayatul Ummah dan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Desa Rawa Jaya, Kecamatan Tabir Selatan, Selasa (15/9).

Di hadapan masyarakat setempat, ia menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas hidup warga melalui pembenahan infrastruktur, pendidikan, hingga kesehatan meski di tengah keterbatasan anggaran.

BACA JUGA:Harga TBS Sawit Mitra Plasma Riau Turun Menjadi Rp3.976/Kg, Ini Daftar Harga TBS 16-22 September 2026

Salah satu fokus utama yang disampaikan adalah peningkatan pembangunan jalan daerah yang melonjak pesat dibandingkan tahun sebelumnya. "Kondisi anggaran kita memang terbatas, namun pada tahun 2025 kita mampu membangun jalan hampir 18 kilometer. Ini naik drastis dibandingkan tahun 2024 yang hanya mampu membangun sekitar 7 kilometer," ungkapnya.

BACA JUGA:Harga TBS Sawit Mitra Swadaya Riau Turun, Perkilonya Rp3.912,24, Berikut Daftar Harga TBS 16–22 September 2026

Selain pembangunan fisik, Pemkab Merangin juga menaruh perhatian besar pada peningkatan kualitas SDM hingga tingkat internasional melalui program pengiriman perangkat desa dan pemuda lokal ke luar negeri. "Tahun ini, dari seluruh Provinsi Jambi, hanya kepala desa dari Merangin yang dikirim ke Tiongkok sebanyak tiga orang, dari total 20 kades se-Indonesia. Ke depan, kita juga menyiapkan program 'Satu Desa Satu Orang' untuk dikirim ke Jepang. Saya minta para Kades merekomendasikan putra-putri terbaik di desanya," jelasnya.

BACA JUGA:Pemerintah Resmi Tetapkan 26 Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Tahun 2027, Berikut Daftarnya

Langkah konkret ini dibarengi dengan penguatan sektor kesehatan melalui perluasan jangkauan fasilitas medis dan alokasi anggaran jaminan kesehatan bagi masyarakat kurang mampu.

"Pemerintah sudah menambah anggaran jaminan kesehatan. Tugas Kades dan perangkat adalah mendata warga agar tidak ada lagi masyarakat Merangin yang kesulitan mengakses layanan kesehatan," pungkasnya.(*)

Kategori :