KERINCI, JAMBIEKSPRES.CO.ID– Angin puting beliung menerjang dua desa di Kecamatan Siulak, Kabupaten Kerinci, Jumat (17/7/2026) sekitar pukul 18.30 WIB, bertepatan dengan waktu Magrib. Peristiwa tersebut menyebabkan puluhan rumah warga mengalami kerusakan.
Dua desa yang terdampak yakni Desa Tutung Bungkuk dan Desa Koto Rendah. Tiupan angin kencang membuat atap rumah beterbangan, serta sejumlah pohon tumbang di beberapa titik. Kejadian itu sempat memicu kepanikan warga yang berusaha menyelamatkan diri.
BACA JUGA:Terdakwa Pembunuh Linceria Divonis 19 Tahun, Dua Pelaku Masih Buron
Berdasarkan data sementara dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kerinci, total sebanyak 30 rumah terdampak akibat bencana tersebut.
Sekretaris BPBD Kerinci, Awang, membenarkan kejadian tersebut. Ia menyebutkan, dari jumlah itu, 22 rumah berada di Desa Tutung Bungkuk dan 8 rumah di Desa Koto Rendah.
BACA JUGA:BRI Jadi Motor Utama Program 3 Juta Rumah, Melalui KUR Perumahan
“Data sementara, rumah yang rusak di Desa Tutung Bungkuk sebanyak 22 unit, sedangkan di Desa Koto Rendah sebanyak 8 unit. Pendataan masih terus dilakukan,” ujarnya.
Menurutnya, karena kejadian berlangsung saat Magrib, proses pendataan belum dapat dilakukan secara maksimal. Saat ini, petugas BPBD bersama tim terkait masih berada di lokasi untuk melakukan asesmen lanjutan.
BACA JUGA:DPRD Soroti Aset Tidur, Ketua DPRD Bersama Banggar Turun Lapangan
“Kemungkinan besok data final sudah bisa diketahui. Saat ini petugas masih melakukan pendataan di lapangan,” tambahnya.
Sementara itu, sejumlah warga sempat merekam detik-detik terjadinya puting beliung. Video yang beredar di media sosial memperlihatkan atap rumah beterbangan dan pohon-pohon tumbang akibat terjangan angin kencang.
BACA JUGA:Sidang Tuntutan TPPU Helen Dian Krisnawati Dijadwalkan Rabu
Hingga berita ini diturunkan, tidak ada laporan korban jiwa. Namun kerugian material diperkirakan cukup besar akibat kerusakan rumah warga.(*)