Hadapi Era AI, 145 Ribu ASN Bakal Dilatih Lewat Kerja Sama BKN dan Microsoft Indonesia

Jumat 19-06-2026,06:09 WIB
Reporter : Setya Novanto
Editor : Setya Novanto

JAKARTA, JAMBIEKSPRES.CO.ID– Sebanyak 145 ribu Aparatur Sipil Negara (ASN) di Indonesia akan dibekali keahlian khusus untuk menghadapi era kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI).

Program pelatihan skala besar ini merupakan hasil kolaborasi strategis antara Badan Kepegawaian Negara (BKN) dengan Microsoft Indonesia guna mempercepat transformasi digital di lingkungan birokrasi pemerintahan.

BACA JUGA:Bupati Anwar Sadat dan Ustadz Hilman Fauzi Hadirkan Semangat Hijrah pada Tabligh Akbar 1 Muharram 1448 H

Kepala BKN, Prof. Zudan, mengungkapkan bahwa langkah ini diambil karena transformasi di era kecerdasan buatan bukan lagi sebuah pilihan, melainkan kebutuhan mendesak yang harus segera direspons oleh seluruh aparatur negara.

Menurutnya, perkembangan AI akan mengubah cara kerja pemerintahan secara fundamental, terutama dalam mengotomatisasi pekerjaan administratif dan rutin yang selama ini menyita waktu. Oleh karena itu, investasi terbesar yang harus dilakukan pemerintah saat ini adalah membangun kapasitas sumber daya manusia yang siap memanfaatkan teknologi tersebut secara bijak dan profesional.

BACA JUGA:Masih Ada 130 Perusahaan Sawit Bandel Belum Naikkan Harga TBS Petani, Mentan Gandeng Satgas Pangan Telusuri

Dalam arahannya, Prof. Zudan menekankan pentingnya membentuk karakter ASN masa depan yang lincah (agile), melek digital, dan siap AI (AI-ready).

Kompetensi aparatur sipil tidak boleh lagi hanya bertumpu pada pemahaman regulasi atau urusan administrasi konvensional, melainkan harus diperkuat dengan literasi data, kemampuan berpikir kritis, serta pola pikir untuk terus berkembang (growth mindset).

BACA JUGA:Terima Pendataan BPS, Bupati Tanjab Barat Imbau Masyarakat Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

Hal ini krusial agar ASN mampu bertransformasi dari sekadar pelaksana pekerjaan teknis menjadi aparatur yang analitis dan strategis dalam menghadirkan solusi bagi persoalan publik.

Penegasan tersebut disampaikannya saat menjadi pembicara utama (keynote speaker) dalam acara GARUDA Impact Summit 2026 bertajuk “Empowering Responsible AI for Indonesian Citizen” di Jakarta, Kamis (11/06/2026).

BACA JUGA:Gilas Bosnia 4-1, Swiss Rebut Puncak Klasemen Grup B Piala Dunia 2026

BKN sendiri sejauh ini telah mengimplementasikan berbagai inovasi berbasis kecerdasan buatan dalam layanannya, mulai dari Chatbot AI BKN (Melinda), sistem AI Proctoring pada pelaksanaan CAT, klasifikasi dokumen kepegawaian otomatis, hingga otomasi verifikasi dan validasi dokumen.

Langkah modernisasi manajemen ini juga dilakukan untuk mendukung implementasi 12 Kebijakan Pro-Karier ASN.

Pemanfaatan teknologi tersebut pada akhirnya bertujuan untuk menghadirkan birokrasi modern berkelas dunia yang mampu memberikan pelayanan publik yang lebih cepat, akurat, mudah, serta membahagiakan masyarakat.

Kategori :