: Modus terbaru melibatkan permintaan
video call
dengan alasan perekaman data wajah.
Kementerian Haji dan Umrah menekankan pentingnya slogan #DataAmanIbadahNyaman dan menginstruksikan masyarakat untuk selalu:
Verifikasi Informasi
: Selalu pastikan kebenaran informasi melalui kanal resmi kementerian.
Waspada Tautan
BACA JUGA:DPRD Batang Hari Gelar RDP Lintas Komisi, Bahas Gaji Kades Hingga Perangkat Desa
: Hindari mengklik tautan
(link)
yang tidak jelas atau mencurigakan.
Proteksi Data Pribadi
: Jangan memberikan informasi pribadi kepada kontak yang tidak dikenal.
"Masyarakat yang menerima komunikasi mencurigakan diminta untuk segera melapor atau melakukan verifikasi melalui akun media sosial resmi Kementerian Haji dan Umrah atau mendatangi kantor wilayah kementerian terdekat," pungkas Farosa.
Pusdatin berkomitmen untuk terus mengevaluasi dan meningkatkan keamanan sistem digital demi memberikan pelayanan yang aman dan terpercaya bagi seluruh jemaah dan pegawai. (*)