JAMBI, JAMBIEKSPRES.DISWAY.ID - Anwar Sadikin menikmati mudik tahun ini dengan cara yang berbeda. Ia naik sepeda motor dengan menempuh perjalan kurang lebih empat hari dari Bantul Jogjakarta ke kampung halamannya Dusun Cempaka, Desa Lagan Tengah, Geragai Tanjab Timur Jambi.
Tentu saja empat hari itu sudah termasuk waktu istirahat di perjalanan. Ia mulai memacu mesin motor Supra Fit 2006 110cc miliknya sejak 12 Maret 2026 sekitar jam 21.00 WIB.
BACA JUGA:Update Harga Emas Pegadaian Minggu 22 Maret 2026, UBS Rp2,933 juta/gr dan Galeri24 Rp2,920 juta/gr
Kepada Jambi Ekspres, Anwar mengatakan mudik kali ini ia tak sendiri, ia melakukan perjalanan dengan sahabatnya yang juga membawa sepeda motor tujuan Sungai Bahar Jambi. "Untuk keamanan, perjalanan jauh seperti ini memang sebaiknya kita punya teman, entah itu teman baru sesama pemudik lain atau teman satu tujuan," lanjutnya.
BACA JUGA:Sambut Idul Fitri 2026, PTPN IV PalmCo Berikan Bantuan Sosial Berkelanjutan
Guna menjaga keselamatan sekaligus menikmati momen, Anwar dan temannya sengaja berhenti di beberapa titik, sekedar istirahat sekaligus berinteraksi dengan orang-orang baru yang mereka temui.
Naik motor ke Jambi dari Jogja bukan pula yang pertama bagi Anwar. Ini adalah perjalan keduanya dengan kendaraan roda dua ke Sumatera.
Perjalan pertama, ia habiskan waktu lima hari, dan kali ini bisa lebih cepat jadi empat hari. "Dan setiap perjalanan punya ceritanya masing-masing," lanjutnya.
Menempuh jarak tempuh kurang lebih 1.300 kilometer pun jadi penuh makna, bertemu banyak tempat-tempat indah dan bertemu orang-orang baik. Ia juga bisa bertemu dengan sesama pemudik lain, berbagi cerita dan pengalaman dengan mereka.
"Satu yang tak bisa dilupakan, saat mudik naik motor pertama dulu, saya pernah dibantu oleh seorang bapak bernama Komin tinggal di Bakauheni, kemarin saya mampir lagi ke rumah beliau, saya jadi punya ayah angkat baru, senang gara-gara perjalanan saya jadi nambah keluarga," lanjutnya lagi.
Saat ditanya berapa rincian biaya perjalanan, pria kelahiran 2002 ini mengatakan untuk BBM hanya menghabiskan Rp 383.000 atau sekitar 30 liter. Sisanya untuk berbuka di Sumsel sekitar Rp15.000.
BACA JUGA:Duel Sengit Kontra Fabio Di Giannantonio, Marc Marquez Menangi Sprint Race MotoGP Brasil
Semakin hemat karena ia juga sempat berbuka dan sahur di rumah temannya yang tinggal di jalur perjalanan. Meski berstatus musafir, Anwar tetap memilih menjalankan ibadah puasa selama perjalanan.
Ia pun memberi tips singkat untuk perjalanan berkendara jarak jauh dengan roda dua. Pertama usahakan tetap cari teman sesama pemotor selama perjalanan dan utamakan selalu keselamatan, jangan diburu waktu karena sejatinya keberhasilan sebuah perjalanan adalah, bisa sampai di tujuan dalam keadaan selamat dan sehat.