Keluhan tersebut pun memicu perbincangan di tengah masyarakat. Warga berharap pihak terkait segera melakukan evaluasi terhadap pengelolaan program MBG di wilayah Siulak, terutama terkait kualitas bahan makanan serta transparansi anggaran.
BACA JUGA:Ahmad Khoirudddin AS Ajak Generasi Muda Merangin Gunakan Media Sosial Secara Bijak dan Produktif
Menurut mereka, program yang ditujukan untuk menunjang gizi siswa seharusnya dijalankan dengan pengawasan ketat agar benar-benar memberikan manfaat bagi para penerima.
Selain itu, warga juga berharap pemerintah daerah atau instansi terkait dapat melakukan pengecekan langsung terhadap proses pengadaan bahan makanan, mulai dari kualitas bahan baku hingga proses distribusinya ke sekolah-sekolah. Dengan adanya pengawasan yang lebih ketat, diharapkan kejadian serupa tidak kembali terulang.
Sementara itu, Jondriadi Johan yang disebut sebagai pengelola MBG di Siulak hingga kini belum memberikan tanggapan. Upaya konfirmasi Sabtu (7/3/2026) yang dilakukan belum mendapat balasan sampai berita ini diterbitkan. (*)