Lebaran 2026, Jalan Tol Solo-Yogya dan Yogya-Bawen Dibuka

Sabtu 07-02-2026,13:15 WIB
Reporter : Tim
Editor : Setya Novanto

YOGYAKARTA, JAMBIEKSPRES.CO.ID - Ruas Tol Solo-Yogya dan Tol Yogya-Bawen direncanakan dibuka secara fungsional saat arus mudik Lebaran 2026 untuk mengurai kepadatan lalu lintas sekaligus mempercepat akses kendaraan menuju Yogyakarta dan wilayah sekitarnya.

Direktur Utama PT Jasa Marga Rivan Achmad Purwanto menyebut pengoperasian Tol Solo-Yogya segmen Prambanan-Purwomartani akan membuat waktu tempuh perjalanan ke Yogyakarta lebih efisien.

BACA JUGA:Dapat data PPATK, KPK Ungkap Waka PN Depok Terima Rp2,5 M dari PT DMV

"Perjalanan dari Klaten menuju Yogyakarta yang biasanya bisa memakan waktu hingga 45 menit, diproyeksikan dapat dipangkas menjadi sekitar 20 menit," ujar Rivan dikutip dari laman resmi Pemda DIY di Yogyakarta, Rabu dikutip dari Antara.

BACA JUGA:Komplotan Pencuri Emas 23 Suku di Ogan Ilir Diringkus Polisi

Selain mempercepat akses menuju pusat kota, menurut dia, ruas tol itu juga membuka jalur cepat menuju kawasan wisata unggulan seperti Candi Prambanan tanpa harus melintasi kepadatan jalan nasional.

Kesiapan pengoperasian ruas tol fungsional tersebut telah ditinjau langsung oleh PT Jasa Marga bersama Korlantas Polri dan Kementerian Perhubungan pada 22-23 Januari 2026.

BACA JUGA:OTT Hakim di Depok, KPK Sebut Barang Bukti Ketua dan Waka PN Depok Capai Rp850 Juta

Tol Solo-Yogya segmen Prambanan-Purwomartani sepanjang 11,48 kilometer (km) direncanakan beroperasi secara terbatas dengan pengaturan lalu lintas dan pengawasan ketat untuk memastikan keselamatan pengguna jalan selama periode mudik dan balik Lebaran 2026.

Meski bersifat fungsional, sejumlah fasilitas keselamatan telah disiapkan, antara lain CCTV, sistem pemantauan lalu lintas, serta rambu dan marka sementara untuk mendukung kelancaran arus kendaraan.

Dari arah utara, lanjut Rivan, akses menuju Yogyakarta juga diperkuat melalui rencana pengoperasian Tol Yogya-Bawen Seksi 6 Ambarawa-Bawen sepanjang 4,98 km.

BACA JUGA:Resmi! Barcelona Perpanjang Kontrak Fermin Lopez Hingga 2031

Ruas tersebut diproyeksikan mampu mengalihkan arus kendaraan dari Semarang agar tidak terpusat di jalur nasional menuju Yogyakarta.

Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Aan Suhanan menilai keberadaan ruas tol fungsional tersebut memberikan alternatif perjalanan yang lebih lancar bagi pemudik.

"Dengan jalur ini, masyarakat yang menuju Magelang hingga masuk ke Yogyakarta dari sisi utara memiliki alternatif perjalanan tanpa persimpangan lampu lalu lintas, sehingga beban jalan nasional dapat berkurang," ujar Aan.

Kategori :