“PTPN Group telah menyiapkan alokasi pendanaan riset sekitar lima persen dari total anggaran human capital setiap tahun. Langkah ini kami ambil untuk memperkuat kemitraan dengan universitas, lembaga riset, dan pelaku industri yang memiliki kompetensi di bidang agribisnis.” ujar Dison.
Menurutnya, pendekatan kolaboratif tersebut membuka ruang bagi para peneliti untuk terlibat langsung dalam menjawab tantangan sektor perkebunan nasional. Pendekatan ini juga mendorong lahirnya riset-riset baru yang berorientasi pada hasil dan siap diimplementasikan di lapangan.
Menuju Center of Excellence Agribisnis
BACA JUGA:PTPN IV Regional 4 Jambi-Sumbar Bantu Rehab Masjid Jamaah Haji
Program Research Day menjadi bagian dari komitmen jangka panjang PTPN Group dalam membangun pusat unggulan riset perkebunan (Center of Excellence) di Indonesia. Fokus penelitian tahun ini mencakup komoditas utama seperti kelapa sawit, karet, teh, kopi, tembakau, kelapa, dan tebu.
Melalui pendekatan berbasis sains dan kolaborasi lintas lembaga, inisiatif ini diharapkan mampu menghasilkan gagasan konstruktif dan riset yang memperkuat daya saing industri perkebunan nasional di era ekonomi hijau. (*)