Pendekatan ini diharapkan mampu mempercepat penurunan kemiskinan secara terukur dan menjadi model pembangunan inklusif di wilayah lain di Indonesia.
Sementara itu, Kepala BP Taskin Budiman Sudjatmiko menyebut kolaborasi itu menjadi contoh konkret sinergi antarlembaga yang berdampak langsung bagi masyarakat miskin.
Budiman menjelaskan, MoU itu akan segera ditindaklanjuti dengan rapat koordinasi antara Kedeputian BP Taskin dan tiga Direktorat Jenderal di Kementerian Pertanian, untuk memastikan data dan intervensi berjalan tepat sasaran.
“Kami mendata kantong-kantong kemiskinan secara by name by address di 10 kabupaten tahun ini, dan akan mengaitkannya dengan program Kementerian Pertanian di subsektor peternakan, tanaman pangan, perkebunan, dan hortikultura,” kata Budiman.(ant)