Bengkulu Krisis BBM, Antrean BBM Solar di Jambi Mengular

Kamis 29-05-2025,05:38 WIB
Reporter : Setya Novanto
Editor : Setya Novanto

Namun, menurut Nikho dibutuhkan dukungan dari masyarakat agar Bengkulu bisa lepas dari situasi kelangkaan BBM, caranya agar tidak melakukan pembelian yang panik.

Ia mengatakan ketika masyarakat dapat mendukung upaya pemulihan pasokan, dalam 4-7 hari ke depan situasi akan kembali normal, tidak ada lagi kelangkaan dengan antrean BBM yang begitu panjang.

"Kami mendistribusikan lebih besar dari rata-rata konsumsi harian, namun antrean yang mengisi BBM seperti yang dapat disaksikan. Oleh karena itu, kami berharap masyarakat tidak 'panic buying'," kata dia lagi.

Saat ini, distribusi BBM ke Bengkulu terdampak akibat pendangkalan alur pelayaran di Pelabuhan Pulau Baai, yang menyebabkan kapal tanker tidak dapat bersandar, karena pengiriman BBM melalui laut merupakan jalur utama distribusi ke Bengkulu.

Terkait kendala tersebut, Pertamina juga telah melakukan berbagai langkah mitigasi sebagai respons cepat untuk menjaga suplai energi tetap berjalan.

Sebagai langkah mitigasi, Pertamina telah melakukan alih suplai dari Fuel Terminal (FT) Lubuk Linggau dan Integrated Terminal (IT) Teluk Kabung yang didistribusikan melalui jalur darat. Pendistribusian lewat jalur darat tersebut tentunya membutuhkan waktu yang lebih lama dan juga terbatas untuk sekali pendistribusian.

Pertamina berharap percepatan pengerukan alur pelayaran oleh pihak Pelindo dapat segera dilakukan, karena hal ini sangat krusial untuk memulihkan kelancaran logistik BBM ke wilayah Bengkulu, termasuk untuk masyarakat di wilayah kepulauan seperti Pulau Enggano. (*)

 

Kategori :