PLN UP3 Jambi Terus Tingkatkan Keandalan Pasokan Listrik, Masyarakat Di imbau Terkait Bahaya Kelistrikan

Kamis 14-03-2024,17:58 WIB
Editor : Setya Novanto

JAMBI, JAMBIEKSPRES.CO.ID- Pihak PLN memberikan tanggapan terkait dengan keluhan warga bagan pete atas keluhan adanya pemadaman listrik yang terjadi sehingga menggangu ibadah puasa.  Anggi Adilta Wijaya, selaku Team Leader Teknik ULP Kota Baru memberikan klarifikasi terhadap hal tersebut. Anggi menerangkan bahwa memang beberapa waktu lalu telah terjadi gangguan jaringan tegangan menengah yang menyebabkan terjadinya pemadaman listrik di beberapa wilayah di kota Jambi pada hari Selasa, 12 Maret 2024.

Wilayah yang terkena dampak gangguan sistem kelistrikan diantaranya Jalan Lingkar Barat, Mayang Ujung, Pinang Merah, Perumahan Sunderland, Permata land dan sekitarnya.

Gangguan sistem kelistrikan tersebut terjadi dua kali, yang pertama terjadi pada pagi hari pukul 10:30 dan normal kembali pukul 13:11. Dan gangguan sistem kelistrikan yang kedua terjadi pada pukul 21:34 dan normal kembali pukul 24:26.

Team Leader Teknik PLN ULP Kotabaru Anggi Adilta menjelaskan, Gangguan sistem kelistrikan yang terjadi pada pagi hari disebabkan oleh adanya layang-layang yang terkena jaringan milik PLN. Dan gangguan sistem kelistrikan yang terjadi pada malam hari ditemukan adanya kabel jaringan tegangan rendah yang diikat oleh masyarakat ke jaringan tegangan menengah milik PLN.

Sementara itu, Manajer PLN ULP Kota Baru Agustina Pertiwi saat dikonfirmasi mengatakan permohonan maaf atas ketidaknyamanan dari warga masyarakat Bagan Bete dan sekitar nya yang disebabkan terhentinya aliran listrik yang tidak direncanakan akibat gangguan dan PLN terus berupaya meningkatkan keandalan pasokan listrik demi pelayanan terbaik untuk masyarakat.

Agutina Pertiwi berharap, masyarakat juga dapat melaporkan potensi bahaya dan gangguan kelistrikan ke PLN dan juga pengaduan melalui Aplikasi PLN Mobile demi kemudahan layanan kapan saja dan dimana saja. Dapat diunduh melalui Playstore atau Appstore.

"Kami menghimbau kepada masyarakat untuk tidak bermain layang-layang di dekat jaringan listrik milik PLN, karena sangat berbahaya dan dapat menyebabkan terjadinya gangguan sistem kelistrikan. Dan kami menghimbau juga kepada masyarakat agar tidak mendekati jaringan tegangan menengah milik PLN. Karena hal itu sangat berbahaya, mengingat jaringan tersebut dialiri listrik dengan tegangan 20.000 Volt". Ungkap Agustina.

Sementara itu Manager PLN UP3 Jambi, Ediwan, menambahkan bahwa PLN UP3 Jambi akan terus berkomitmen untuk meningkatkan keandalan listrik.

“Kami terus berupaya meningkatkan keandalan jaringan. Untuk para pelanggan, mohon kiranya dapat memaksimalkan fitur pengaduan pada aplikasi PLN Mobile jika terjadi gangguan” pungkas Ediwan. (*)

 

Kategori :