Duh! 2 Warga Palembang Positif Covid-19

Selasa 12-12-2023,14:07 WIB
Editor : Dona Piscesika

PALEMBANG, JAMBIEKSPRES.CO.ID – Duh! Saat ini tercatat dua warga Palembang tercatat positif Covid-19.

Adapun dua orang yang terjangkit virus yang pernah secara massif menyerang dunia itu, tinggal di Wilayah 8 Ulu dan Karang Jaya, Gandus, Palembang.

Yudhi Setiawan, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kota Palembang kepada wartawan Senin (11/12/2023), mengatakan, dua warga ini kebetulan pulang dari perjalanan luar kota.

Ia pun menghimbau masyarakat untuk tetap menjaga prokes dengan menghindari tempat umum atau tetap menggunakan masker jika beraktivitas di luar rumah.

Ia berharap masyarakat ikut berperan memutus mata rantai penyebaran virus Corona ini dengan menjaga kebersihan dan prokes agar tidak terpapar virus.

Ia juga mengaku, hingga saat ini masih banyak warga Palembang yang belum melakukan vaksin booster.

Pemerintah Kota Palembang katanya juga telah mengusulkan 4.000 vaksin ke kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
 
Ia berharap pemerintah bisa mengabulkan usulan ini agar bisa mencegah terjangkit virus Corona dan masyarakat yang belum booster segera mendapat vaksin ini.

Kasus Meningkat, Ini Himbauan Pemerintah

Mengutip dari keterangan resmi Kemenkes RI, Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Maxi Rein Rondonuwu mengingatkan masyarakat untuk segera melakukan vaksinasi COVID-19 baik dosis lengkap maupun booster.

Sebab, kasus COVID-19 dilaporkan kembali meningkat di sejumlah negara di ASEAN, termasuk Indonesia dengan rata-rata kasus harian bertambah 35-40 kasus.

Sementara, pasien COVID-19 yang dirawat di rumah sakit tercatat antara 60-131 orang per 6 Desember, dengan tingkat keterisian rumah sakit saat ini sebesar 0.06% dan angka kematian 0-3 kasus per hari.

Kenaikan kasus ini didominasi oleh subvarian Omicron XBB 1.5 yang juga menjadi penyebab gelombang infeksi COVID-19 di Eropa dan Amerika Serikat. Selain varian XBB, Indonesia juga sudah mendeteksi adanya subvarian EG2 dan EG5.

“Saat ini, kami melihat ada kenaikan (kasus) yang cukup signifikan, diharapkan seluruh masyarakat untuk segera vaksinasi, dosis lengkap maupun booster,” kata Dirjen Maxi, Jumat (8/12/2023).

Dirjen Maxi mengungkapkan pemberian vaksinasi ditujukkan untuk meningkatkan kembali antibodi dalam tubuh dan memperpanjang perlindungan dari keparahan maupun kematian akibat infeksi COVID-19.

Karenanya, ia meminta masyarakat agar jangan menunda-nunda untuk melakukan vaksinasi COVID-19. Apalagi, tidak melengkapi dan bahkan tidak melakukan vaksinasi sama sekali, karena manfaat vaksin tidak hanya untuk melindungi diri sendiri tetapi juga orang lain.

“Segera lakukan vaksinasi, jangan ditunda-tunda, karena virus ini cepat menyebar, sehingga dapat sangat berbahaya untuk keluarga maupun orang sekitar,” terangnya.

Dirjen Maxi mengatakan vaksinasi dosis lengkap maupun booster bisa didapatkan secara GRATIS di puskesmas, rumah sakit atau pos vaksinasi terdekat di daerah masing-masing. Cara mendapatkannya pun mudah, sasaran hanya perlu menunjukkan KTP atau identitas lainnya kepada petugas vaksinasi.

Ia menambahkan, jenis vaksin yang dapat digunakan oleh masyarakat adalah vaksin buatan dalam negeri yakni Inavac dan Indovac. Keduanya telah mendapatkan izin penggunaan darurat (EUA) dari Badan POM sehingga dipastikan aman, bermutu, dan berkhasiat. (*)

Kategori :