ASYIKNYA! 'Pertalite' Turun 100, Pertamax Turun 800, Ini Harga Baru Pertalite-Pertamax Per 22 Agustus 2023

Selasa 22-08-2023,00:00 WIB
Reporter : Setya Novanto
Editor : Setya Novanto

JAKARTA, JAMBIEKSPRES.CO.ID- Asyiknya! Harga Bahan Bakar Minyak  (BBM) dari Sabang hingga Merauke kembali turun.

Kali ini harga BBM turun sangat drastis hingga Rp 800 per liter.

Adalah penyedia BBM Pertamina Persero dan penyedia BBM swasta PT British Petroleum (BP)-AKR yang menurunkan harga BBM.

Penyedia BBM Pertamina Persero menurunkan harga BBM Pertamax atau RON 92. Harga BBM Pertamax ini turun sejak 1 Juni 2023 hingga 22 Agustus 2023.

BBM Pertamax saat ini dibandrol dengan harga Rp 12.500 per liter atau turun Rp 800 per liter dari harga sebelumnya Rp 13.300 per liter.

Sedangkan harga BBM Pertamax Green 95 yang baru dilaunching pada 24 Juli 2023 tidak mengalami perubahan.

Harga BBM Pertamax Green 95 yang saat ini baru dijual di Kota Surabaya dan Jakarta ini dijual dengan Rp 13.500 per liter.

Sementara penyedia BBM PT British Petroleum (BP)-AKR menurunkan BBM 90 atau yang setara dengan BBM Pertalite milik penyedia BBM Pertamina Persero.

Untuk harga BBM 'Pertalite'nya BP-AKR ini turun harga sejak 13 Juli 2023 hingga hari ini 22 Agustus 2023.

Harga BP 90 atau 'Pertalite'nya BP-AKR turun Rp 100 per liter menjadi Rp 12.740 per liter dari  harga sebelumnya Rp 12.840 per liter.

Sementara itu, pada perubahan harga BBM yang ke-8 atau tepat 1 Agustus 2023 seluruh penyedia BBM di Indonesia kembali menaikkan harga BBM.

Ada 13 jenis BBM di Indonesia baik milik Pertamina Persero maupun penyedia BBM swasta yang naik harga.

Pada kenaikan harga kali ini berkisar pada angka Rp 170 per liter hingga Rp 830 per liter.

Rincian 13 jenis BBM yang naik yakni, Pertamina Persero 3 jenis, PT Shell Indonesia  4 jenis BBM, PT Vivo Energy Indonesia 3 jenis BBM dan PT British Petroleum (BP)-AKR 3 jenis BBM.

3 jenis BBM milik Pertamina Perseroo yang naik mulai 1 Agustus 2023 adalah, Pertamax Turbo atau RON 98, Dexlite atau CN 51 dan Pertamina Dex (Pertadex) atau CN 53.

Kategori :