“Sejak aku nikah, sampai lah aku beranak,” ujar Shinta, salah warga yang diwawancara Jambi Ekspres sekitar depan Lippo Plaza Jambi.
Ia mengaku dulu masih biasa dan cuek saja dengan pekerjaan proyek ini, namun lama-lama ia heran dan gedeg, karena selain mengganggu, masyarakat katanya juga tidak pernah mendapat edukasi terkait fungsi galian-galian itu.
“Ndak pernah lihat iklan atau pengumuman untuk apa lobang-lobang ini digali, yang jelas cuma bikin macet dan sesak nafas lewat sini kena debu,” lanjut Irvan, warga lainnya usai menjemput anaknya pulang sekolah, di depan SMPN 2 Kota Jambi. (dpc)