Cerita Perempuan Banyuwangi Jadi AgenBRILink dengan Omset Ciamik

Sabtu 14-01-2023,13:29 WIB
Editor : Setya Novanto

BANYUWANGI, JAMBIEKSPRES.CO.ID– Sambil menyelam minum air, itulah peribahasa yang cocok disematkan untuk perempuan asal Banyuwangi Sulistyowati (38 tahun). Perempuan yang biasa disapa Sulis ini memiliki usaha warung makan yang terletak tepat di depan pintu masuk pelabuhan Angkutan Sungai, Danau dan Penyeberangan (ASDP) Ketapang-Gilimanuk, sekaligus menjadi A genBRILink.

Awal Sulis menjadi A genBRILink dimulai pada November 2020. Saat melihat ada peluang yang sangat menjanjikan di Pelabuhan selain membuka warung makan, yaitu menjadi A genBRILink. Selain lokasi   warung makannya yang strategis dekat Pelabuhan, juga banyak mobilitas masyarakat yang hendak menyeberang melalui Pelabuhan.

“Mulai jadi A genBRILink pada awal November 2020, ceritanya karena ASDP ada peluang penjualan tiket. Saya inisiatif sendiri , p rosesnya saya lengkapi persyaratan yang saya cari tau sendiri cara menjadi A genBRILink,” ujar Sulis.

Saat itu modal menjadi A genBRILink sebanyak Rp 50 juta, ternyata modal tersebut tidak cukup. Akhirnya, Sulis meminjam ke pihak BRI sebesar Rp 25 juta untuk tambahan modal perputaran uang penjualan tiket ASDP.

Dalam sehari ia mampu melayani 200 transaksi. Bahkan dirinya sudah masuk sebagai A genBRILink kelas jawara dengan rata-rata 4.000 transaksi per bulan penjualan tiket penyebrangan ASDP Ketapang-Gilimanuk.

Perempuan 38 tahun ini menegaskan, dia hanya melayani penjualan tiket ASDP melalui Agen BRILink. Sehari-harinya selain menjadi ibu rumah tangga, Sulis juga aktif mengelola usaha warung makan dan Agen BRILink-nya. Saat ini dia mengelola satu Agen BRILink saja.

Ketika awal jadi A genBRILink, dia hanya dibantu sang suami. Kemudia n , dia mempekerjakan tiga karyawan untuk mengelola Agen BRILink - nya. Setiap karyawan mendapatkan gaji masing-masing Rp 3,5 juta per bulan. Jam operasional A genBRILink-nya 24 jam, oleh karena itulah ia membutuhkan karyawan.

Setiap nasabah rata-rata melakukan transaksi di kisaran Rp300-700 ribu tergantung jenis kendaraannya. Dari situlah, Sulis mampu mendapatkan cuan yang tidak bisa dipandang sebelah mata dari penghasilan nya menjadi agen saja.

“ Penghasilan dari A genBRILink sangat cukup untuk keluarga saya . Dari penghasilan itu saya tabungkan, dan sebagian dibelikan kendaraan maupun rumah,” kata Sulis.

Selain aktif mengelola warung usaha dan menjadi A genBRILink, Sulis juga aktif memasarkan (referral) produk BRI, baik simpanan , pinjaman maupun asuransi mikro kepada para tetangganya . (*)

Kategori :