JAKARTA, JAMBIEKSPRES.CO.ID – Hari Penghapusan Perbudakan Internasional atau International Day for the Abolition of Slavery adalah peringatan hari internasional untuk penghapusan perbudakan.
Hari internasional ini diperingati pada tanggal 2 Desember setiap tahunnya. Deretan masyarakat kuno yang pernah menerapkan praktik perbudakan, seperti Mesir Kuno, Cina Kuno, Yunani Kuno, Kekaisaran Romawi, Khalifah Islam, Amerika, Indonesia dan lain sebagainya. Kala itu perbudakan telah menyebar hingga ke berbagai bangsa dan peradaban. Tetapi dari sekian banyak ras di dunia, orang-orang berkulit hitam lebih banyak dijadikan sebagai budak. Praktik perbudakan di dunia, seperti yang terjadi di Amerika Serikat pada abad ke-17 hingga abad ke-19. Orang-orang Afrika berkulit gelap diculik untuk dijual sebagai budak di wilayah koloni Amerika. Perbudakan ini bertahan hingga tahun 1865 dan dilarang oleh Amandemen Ketigabelas. Pada tanggal 2 Desember 1949, Hari Penghapusan Perbudakan Internasional disahkan oleh Konvensi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk memberantas penindasan terhadap orang-orang yang diperdagangkan dan dieksploitasi. Konvensi ini merupakan salah satu tonggak perjalanan dalam upaya memberikan perlindungan bagi korban, terutama bagi kelompok rentan seperti perempuan dan anak-anak. Fokus dari peringatan Hari Penghapusan Perbudakan Internasional ini adalah untuk memberantas bentuk-bentuk perbudakan kontemporer, seperti perdagangan manusia, eksploitasi seksual, pekerja anak, kawin paksa, dan perekrutan paksa anak untuk digunakan dalam konflik bersenjata. Selain itu, hari peringatan setiap 2 Desember ini juga bertujuan untuk meningkatkan kesadaran serta memperkuat upaya global dalam memerangi perbudakan modern. Meski, perbudakan tidak lagi legal di dunia, perdagangan manusia masih menjadi masalah global. Contoh perbudakan modern, yakni kerja paksa, pekerja anak untuk eksploitasi ekonomi, dan perdagangan manusia terutama perempuan dan anak-anak. Peringatan untuk penghapusan perbudakan ini juga masuk dalam rangkaian “Kampanye 16 Hari Anti Kekerasan Terhadap Perempuan” yang dimulai dari 25 November hingga 10 Desember, setiap tahunnya. (disway)Peringatan Setiap 2 Desember: Sejarah Penghapusan Perbudakan
Jumat 02-12-2022,09:56 WIB
Editor : Dona Piscesika
Tags : #perbudakan
Kategori :
Terkait
Jumat 02-12-2022,09:56 WIB
Peringatan Setiap 2 Desember: Sejarah Penghapusan Perbudakan
Terpopuler
Senin 13-04-2026,08:39 WIB
Update Harga Emas Pegadaian Senin 13 April 2026, Hari Ini Kompak Stabil
Senin 13-04-2026,10:37 WIB
Update Harga Emas Antam Senin 13 April 2026, Hari Ini Anjlok Rp42.000 jadi Rp2,818 Juta/Gram
Senin 13-04-2026,05:37 WIB
Kalah 1-2 dari Timnas Thailand, Indonesia Gagal Pertahankan Gelar Juara ASEAN Futsal
Senin 13-04-2026,08:43 WIB
Prakiraan Cuaca Senin 13 April 2026, Sebagian Wilayah Indonesia Hujan Ringan, Berikut Daftarnya
Senin 13-04-2026,05:21 WIB
Bantai Chelsea 3-0, Manchester City Langsung Bayangi Arsenal di Papan Klasemen
Terkini
Senin 13-04-2026,20:13 WIB
Awal 2026, PTPN IV PalmCo Salurkan Rp5,5 Miliar untuk Program Sosial Lingkungan di Tiga Pulau
Senin 13-04-2026,19:47 WIB
Redam Konflik SAD dan Perkebunan Kelapa Sawit, Polisi Lakukan Dialog Damai Bersama Tokoh Masyarakat
Senin 13-04-2026,19:15 WIB
Konflik SAD dan Security Perusahaan Perkebunan Kelapa Sawit di Sarolangun Berhasil Dikendalikan
Senin 13-04-2026,17:58 WIB
Dorong Pembiayaan Pembangunan, OJK Perkuat Regulasi Tata Kelola & Pengawasan Industri Perasuransian
Senin 13-04-2026,17:08 WIB