Jalan Nasional Sungai Penuh-Tapan Tertutup Longsor, Ratusan Kendaraan dari Padang Terjebak 9 Jam

Selasa 15-11-2022,05:11 WIB
Reporter : Hendri Dede Putra
Editor : Setya Novanto

SUNGAIPENUH, JAMBIEKSPRES.CO.ID - Jalan lintas Sungai Penuh menuju Tapan tertutup longsor cukup parah.

Tepatnya di KM 27 puncak. Tanah tebing longsor hingga menutupi jalan nasional tersebut sejak pukul 7.30 WIB Senin (14/11/2022). 

Akses transportasi antar provinsi tersebut yakni dari Tapan hingga ke Sungai Penuh dan sebaliknya tertutup tanah, kayu dan material longsor lainnya. Ratusan kendaraan yang umumnya dari Padang terpaksa berhenti, karena tak bisa bisa lewat. 

Baru beberapa kemudian siang sekira pukul 11.00 WIB alat berat berupa ekskavator menuju lokasi dengan jarak tempuh sekitar setengah jam dari Sungai Penuh. Dua alat berat bekerja menyingkirkan material di lokasi longsor tersebut yang dipantau langsung aparat kepolisian kerinci dari Satlantas serta tim TRC BPBD Sungai Penuh. 

Jalan yang tertutup longsor dibersihkan, hingga sekitar pukul 16.30 WIB atau sekitar 9 jam lamanya jalan baru bisa dilewati kendaraan. 

"Longsor di KM 27 mengakibatkan tanah, pohon dan material bebatuan ikut terbawa air hingga menutupi badan jalan, " kata Salman salah seorang warga Sungai Penuh

Terpisah Kasat lantas Polres Kerinci Iptu Yudistira kepada Jambi Ekspres mengatakan longsor terjadi akibat curah hujan yang cukup tinggi tinggi sejak malam hingga siang hari. 

Dia mengatakan Satlantas melakukan pengecekan lokasi bencana alam tanah longsor sejak pukul 10.00 WIB. 

"Iya ada 6 personil kita turun cek longsor. Karena akses lalulintas tetputus. Sebelum alat berat diturunkan dan sore hari baru bisa dilewati, " kata Kasat. 

Kasat Lantas melakukan Koordinasi Lintas Sektoral dengan Balai Jalan Provinsi

Berkaitan pengadaan alat berat dan pengerjaan/pembersihan material tanah dan batu dari Badan Jalan serta pengerjaan penimbunan badan jalan yang Longsor

"Setelah alat berat bekerja, sore jam 16.30 jalan baru bisa dilewati. Kita mengatur arus lalulintas agar tetap lancar, " Katanya. 

BPBD Sungai Penuh sudah mengingatkan adanya sejumlah titik jalan yang rawan longsor di Sungai penuh-Tapan. 

Yanto Kabid Pencegahan dan kesiapsiagaan sungai penuh juga meminta pengendara dari sungai penuh yang lewat Bengkulu maupun ke Sumbar via Tapan agar berhati-hati. Beberapa titik rawan lomgsor lainnya yakni pada KM 14 sampai 17 dan KM 20 sampai dengan perbatasan Tapan. 

Mlewati jalan Nasional Kerinci Sumbar via Tapan pengendara diminta berhati hati karena lokasi jalan tersebut rawan longsor, mengingat kultur tanah di sisi badan jalan labil dan mudah tergerus air hingga mengakibatkan longsor. Mengingat di sisi badan jalan banyak tebing yang curam. (Hdp) 

Kategori :