Harga Bahan Pokok di Kota Jambi Melambung

Jumat 10-06-2022,14:36 WIB
Editor : novantosetya

JAMBI, JAMBIEKSPRES.CO.ID - Sejumlah keb u tuhan bahan pokok di Kota Jambi mengalami kenaikan. Hal tersebut juga terlihat dari hasil monitoring harga rata-rata kebutuhan pokok masyarakat pada tanggal 9 Juni 2022.

Seperti di Pasar Induk Angso Duo dan Pasar Rakyat Talang Banjar, Kota Jambi, sejumlah komoditas mengalami kenaikan. Diantaranya adalah bawang merah dan cabai.

Pada Pasar Angso Duo, komoditi yang mengalami perubahan harga di Pasar yakni daging ayam broiler mengalami kenaikan harga dari Rp 29.000/Kg menjadi Rp 31.000/Kg atau naik sebesar Rp 2.000/Kg. Hal itu disebabkan berkurangnya pasokan.

Kemudian, cabai merah besar mengalami kenaikan harga dari Rp 62.000/Kg menjadi Rp 65.000/Kg atau sebesar Rp 3.000/Kg. Hal itu disebabkan berkurangnya pasokan dari Lokal, Bengkulu, Medan dan Jawa Tengah.

Kemudian cabai merah keriting mengalami kenaikan harga dari Rp 65.000/Kg menjadi Rp 70.000/Kg atau sebesar Rp 5.000/Kg, disebabkan berkurangnya pasokan dari Lokal, Bengkulu, Medan dan dan Jawa Tengah. Kemudian bawang merah mengalami kenaikan harga dari Rp 40.000/Kg menjadi Rp 48.000/Kg atau sebesar Rp 8.000/Kg, disebabkan berkurangnya pasokan dari Lokal, Padang, Jawa dan Bima. Kondisi itu juga terjadi sama persis di pasar Induk Talang Banjar.

Menyikapi kenaikan harga-harga sembako itu, Wakil Walikota Jambi, Maulana mengatakan, jika Kota Jambi telah memiliki tim Satgas Pangan.

"Laporannya juga online, jadi bisa dimonitor secara langsung, kalau kondisinya meningkat tanpa kendali akan kita koordinasikan dengan Bulog untuk operasi pasar," kata Maulana, Kamis (9/6).

Lanjut Maulana, pihaknya juga tak menutup kemungkinan akan mengecek ke gudang-gudang yang ada di Kota Jambi.

"Apakah ada upaya penimbunan, kalau ada kita tindak. Tapi kalau mekanisme pasar, ya kita hanya bisa tekan dengan operasi pasar," imbuhnya.

Melambungnya harga kebutuhan pokok ini memang sudah sejak tiga minggu belakangan ini. Kondisi ini pun dikeluhkan oleh para ibu rumah tangga di Kota Jambi.

Salah satunya warga RT 22, Kelurahan Legok, Jamilah. Ia menyebut, uang belanja yang dia alokasikan setiap harinya tidak lagi sebanding dengan harga-harga komoditi saat ini.

"Gaji suami tidak naik, sementara kebutuhan pokok naik terus, jadi kita hanya bisa pasrah saja," pungkasnya. (hfz)

Kategori :

Terkait