Fakultas FASKI IAIN Gelar Seminar Nasional

Senin 23-12-2013,00:00 WIB

JAMBI-Fakultas Adab Sastra dan Kebudayaan Islam (FASKI) IAIN STS Jambi  menggelar acara seminar nasional pada Sabtu (21/12) lalu di  Bumi Pasundan dan berlangsung sukses.

Menurut Dekan Fakultas Adab Sastra dan Kebudayaan Islam IAIN STS Jambi, DR Admida,  MPd.I  mengungkapkan, seminar ini dilatar belakangi adanya seminar Internasional tentang Jambi yang dilaksanakan beberapa waktu lalu oleh Dewan Kesenian Jambi.

“Dalam seminar itu kita melihat begitu hebatnya para pakar membicarakan tentang Jambi dari berbagai aspek. Khususnya berkenaan dengan sejarah, system sosial masyarakat, budaya dan agama yang ada di Provinsi Jambi yang kita cintai ini, ” ujar Armida, kemarin.

Semua materi yang di bahas saat itu mengarah pada satu kesimpulan bahwa Jambi waktu dulu lebih besar dan lebih unik dari Jambi yang dirasakan saat ini. Kebesaran dan keunikan Jambi waktu itu, tidak saja sebagai satu kerajaan besar melayu, tetapi juga Jambi sudah menjadi pusat akulturasi budaya dari berbagai bangsa-bangsa di dunia seperti India, Arab, China dan eropa.

“Jejak-jejak pembaruan itu masih kita rasakan sampai hari ini, baik dalam bentuk peninggalan sejarah, bahasa dan budaya masyrakat melayu Jambi. Semua jejak, sejarah, bahasa dan budaya itu menjadi aset kekayaan kita yang dapat kita jual kepada dunia melalui penelitian, penggalian, penelusuran, dan penelaahan ilmiah, sehingga jambi hari ini dapat eksis kembali, dikenal oleh dunia,” jelasnya.

Untuk itu, Fakultas Adab sebagai lembaga pendidikan ilmiah diharapkan dapat memperkuat posisinya untuk mengkaji dan meneliti jejak sejarah melayu sebagai sumber informasi dunia tentang Jambi. Oleh karena itu pada seminar tersebut ditampilkan 4 pemakalah  yaitu Prof Dr Susanto Zuhdi (UI), Dr LIndayamti, MA (Unand), Prof Dr H Adrianus Chatib, SS, M.Hum (IAIN STS Jambi) dan Aswan Azhari (anggota DPRD Provinsi Jambi).

Dirinya berharap, semoga dengan seminar ini diperoleh satu konsep tentang Jambi dalam sejarah Sumatera yang dapat meneguh peran Fakultas Adab Sastra dan Kebuadayaan Islam sebagai pusat study sejarah, sastra dan buadaya khususnya yang ada di Provinsi Jambi.

(lia/adv)

Tags :
Kategori :

Terkait