Soheila dan Samuel adalah dua anak manusia yang tidak sengaja dipertemukan melalui dunia pekerjaan. Insiden pertemuan Soheila dan Samuel juga tidak termasuk istimewa sehingga mereka harus mengingat satu sama lain, tapi entah mengapa secara kebetulan mereka terus bertemu setiap harinya baik itu disengaja maupun tidak.
Seiring berjalannya waktu, kedekatan tidak sengaja tercipta antara Soheila dan Samuel, dan menumbuhkan perasaan yang membuat mereka menjalin hubungan menjadi sepasang kekasih. Mengingatnya Soheila tersenyum bahagia kala itu, karena Samuel adalah kekasihnya.
Hubungan Samuel dan Soheila berjalan mulus, pengertian dan rasa saling mengasihi serta menyayangi terus tumbuh diantara mereka, bahkan Dave yang menjadi sahabat sekaligus keluarga untuk Soheila terlihat setuju akan kebersamaan mereka dan tidak mempermasalahkan Soheila yang jarang menghabiskan waktu dengan Dave, jika Soheila bahagia maka Dave juga bahagia.
Dave adalah orang yang paling berjasa untuk Soheila, Soheila tidak memiliki kelurga yang sempurana. Soheila tidak pernah mengenal ayahnya, tidak sekalipun, sedari kecil Soheila diasuh oleh ibunya. Di usia remaja, Soheila harus menerima ibunya pergi meninggalkannya seorang diri.
Soheila terpuruk, saat masa – masa terpuruknya disitulah Soheila mengingat satu pesan ibunya. Kanada, ibunya berpesan untuk berangkat ke kanada jika suatu saat nantinya ibu tidak lagi bisa bersamanya. Soheila tidak tau alasan mengapa ibunya menyuruh Soheila pergi ke Kanada.
Soheila melanjutkan sekolahnya dengan mengandalakan beasiswa dan menabung uang kerja paruh waktunya, hingga selepas kelulusan SMA Soheila memiliki kesempatan untuk terbang ke Kanada. Di Kanada, Soheila bertemu dengan Dave. Orang yang menolongnya kala ia tersesat di kota Quebec dan memberinya sebuah pekerjaan.
Hubungan terjalin diantara mereka, Soheila menggangap Dave adalah penyelamat dan kakaknya, melihat Dave begitu baik dan menyayanginya. Dave juga mengganggap Soheila sebagai adiknya walau jauh dilubuk hatinya Dave mencintai Soheila tanpa sepengatuhan Soheila. Hingga hari dimana Soheila mendapati kehancurannya.
Soheila bertemu dengan Samuel, pertemuan tiba – tiba yang diminta oleh Samuel. Samuel terlihat pucat dan sedikit lelah membuat Soheila khawatir pada Samuel. Belum lagi pertemuan mereka secara tiba – tiba membuat tanda Tanya besar di benak Soheila, Samuel bukanlah orang yang menyukai pertemuan mendadak.
Samuel mengetahui pekerjaan Dave selain Dave yang merupakan pengusaha restoran, Dave adalah seorang rentenir. Soheila menatap bingung maksud Samuel dengan menjelaskan pekerjaan Dave padanya dan tujuannya adalah untuk meminjam segenap uang dari Dave.
Alasan yang diberikan Samuel adalah untuk menghidupi neneknya karena perusahaan tempat ia bekerja sedang mengalami krisis, merasa iba, Soheila percaya dan mengatakannya kepada Dave. Soheila tidak tahu apa yang dipikirkan Dave, sehingga Dave tidak ingin menolong Samuel.
Soheila memaksa Dave untuk meminjamkannya, Dave tidak tega melihat Soheila yang bersedih dan memusuhinya akhirnya mengalah dan meminjamkan uangnya pada Samuel. Namun, tak berselang lama Samuel hilang kabar, dan Dave tidak suka sebuah pengkhianatan.
Soheila dibohongi oleh Samuel, semenjak dekat dengan Soheila, Dave selalu menyuruh orang – orangnya untuk mengikuti Samuel, hingga orang – orang suruhan Dave menginformasikan bahwa Samuel lari dengan seorang wanita muda. Awalnya Soheila tidak percaya, menyangkal seluruh ucapan Dave hingga akhirnya Soheila mendapatkan bukti foto Samuel dengan seorang wanita yang sedikit lebih muda darinya.
Soheila tahu Samuel tidak mungkin memiliki adik, Samuel adalah anak panti usahan yang berhasil kabur dan sukses dikehidupannya. Soheila tahu itu, dan Soheila hancur kala mengetahu pengkhianatan Samuel.
Entah mengapa Soheila dan Dave juga bersitegang. Dave tidak tahu mengapa ia marah pada Soheila dan menyalahkan Soheila juga menuduh Soheila menjadi salah satu orang yang mengkhianti dirinya. Dave tidak bermaksud benar – benar mengatakannya, Dave hanya marah melihat Soheila yang menangis dan menderita karena bajingan seperti Samuel, dan dirinya juga merasa sesak sekaligus cemburu.
Mendengar perkataan kasar dan menyakitkan dari Dave membuat Soheila memutuskan untuk pergi dari kehidupan Dave, dan Soheila kabur menuju Indonesia. Soheila menyayangi Dave, namun dirinya juga tidak ingin membuat Dave merasa kecewa lebih dalam, dan Soheila juga mulai membenarkan segala perkataan Dave, ya bukankah dirinya pengkhianatan. (*)