Muaro Jambi Terima Rp 10 Miliar Dana Banpres Karhutla

Muaro Jambi Terima Rp 10 Miliar Dana Banpres Karhutla

Ilustrasi Karhutla --

MUARO JAMBI, JAMBIEKSPRES.CO.ID- Kabupaten MUARO JAMBI, Jambi, mendapat alokasi dana bantuan presiden (Banpres) sebesar Rp 10 miliar untuk penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Dari total bantuan tersebut, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Muaro Jambi mendapatkan alokasi sebesar Rp 8,9 miliar. Dana itu akan digunakan untuk pengadaan berbagai sarana dan prasarana (sarpras) penanggulangan karhutla.

BACA JUGA:Samsung Galaxy A18 Hadirkan Kemudahan Bikin Konten Hingga Menyusun Rencana Kegiatan

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BPBD Muaro Jambi, Faturrahman, mengatakan, sejumlah peralatan yang akan diadakan meliputi mobil tangki air, motor trail, mobil double cabin, tandon air, embung portabel, drone, alat pelindung diri (APD), hingga mesin air beserta perlengkapannya.

"Kalau di BPBD, sarpras semua. Di antaranya mobil tangki air, motor trail, mobil double cabin, tandon air, embung portable, drone, APD, serta mesin air dengan perlengkapannya," ujar Faturrahman.

BACA JUGA:Kijang Innova Zenix Hybrid Tawarkan Kombinasi Desain Modern dan Performa Mesin Bertenaga

Pengadaan peralatan tersebut ditujukan untuk memperkuat kesiapan dan kemampuan operasional petugas dalam menghadapi kebakaran hutan dan lahan di wilayah Muaro Jambi.

Adapun total dana Banpres karhutla sebesar Rp 125 miliar dialokasikan kepada sembilan pemerintah daerah di Provinsi Jambi. Penyaluran dilakukan dalam dua tahap, yakni Rp 85 miliar pada tahap pertama dan Rp 40 miliar pada tahap kedua.

BACA JUGA:Beri Suntikan Moril ke Kontingen Bungo, Bupati Dedy Putra Hadir di Pembukaan MTQ Tingkat Provinsi Jambi

Kabupaten Muaro Jambi menerima alokasi Rp 10 miliar pada tahap kedua. Berdasarkan data hingga Oktober, kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Muaro Jambi tercatat mencapai 635 hektar.

Kondisi tersebut juga berdampak terhadap kualitas udara. Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) di wilayah tersebut sempat berada pada kategori sangat tidak sehat.

Dampak karhutla tidak hanya dirasakan dari sisi lingkungan, tetapi juga memengaruhi sejumlah sektor, mulai dari pendidikan, kesehatan, hingga perekonomian masyarakat.

BACA JUGA:Lebih Mudah Punya All New Xenia, Astra Daihatsu Gelar Promo Tukar Tambah

Penanganan karhutla di Muaro Jambi melibatkan berbagai unsur, antara lain BPBD, TNI, Polri, Manggala Agni, Basarnas, regu pemadam kebakaran perusahaan, Masyarakat Peduli Api (MPA), serta Kelompok Tani Peduli Api (KTPA).

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait