Pembangunan Underpass Bitung Capai Progres 67,77 Persen untuk Urai Kemacetan di Banten
Pembangunan Underpass Bitung Capai Progres 67,77 Persen untuk Urai Kemacetan di Banten -istimewa-
JAKARTA, JAMBIEKSPRES.CO.ID- Pembangunan Underpass Bitung di Kabupaten Tangerang terus dikabutkan dan kini telah mencatatkan progres fisik mencapai 67,77 persen.
Proyek infrastruktur strategis yang digarap oleh Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Banten melalui Direktorat Jenderal Bina Marga, Kementerian Pekerjaan Umum (PU) ini difokuskan untuk memulihkan konektivitas sekaligus mengurai kemacetan parah yang kerap terjadi di Simpang Tiga Bitung, terutama pada jam-jam sibuk.
BACA JUGA:Polemik Batas 1.739 Hektare, Ketua RT Simpang Semangko: Jangan Persulit Warga demi Usulan TRP!
Simpang Bitung selama ini dikenal sebagai salah satu titik krusial kemacetan lalu lintas akibat tingginya pergerakan kendaraan harian, baik kendaraan pribadi maupun armada angkutan barang dari arah Tangerang menuju Serang dan sekitarnya. Kehadiran terowongan bawah tanah ini dirancang secara khusus untuk memotong penumpukan kendaraan di persimpangan jalan tersebut.
Secara teknis, Underpass Bitung dibangun dengan panjang struktur utama mencapai 350 meter, sementara total penanganan koridor jalan pendukung mencakup panjang hingga 1,7 kilometer. Konstruksi terowongan ini mengusung konfigurasi single cell dengan dua jalur satu arah yang diperuntukkan bagi arus kendaraan utama dari arah Tangerang yang hendak menuju ke arah Serang.
Kementerian PU menargetkan seluruh rangkaian pekerjaan infrastruktur konektivitas ini rampung sepenuhnya pada Februari 2027 mendatang. Pihak Direktorat Jenderal Bina Marga menegaskan komitmennya untuk memastikan seluruh proses konstruksi dilaksanakan secara presisi, memenuhi standar mutu teknis yang ketat, serta selesai tepat waktu sesuai jadwal yang telah ditetapkan.
Jika kelak resmi beroperasi, Underpass Bitung diharapkan tidak hanya memperlancar pergerakan komuter dan mobilitas keseharian masyarakat setempat, tetapi juga mampu memberikan dampak signifikan terhadap kelancaran arus distribusi logistik dan barang.
BACA JUGA:Mitsubishi Motors Berikan 8 Garansi Eksklusif untuk Pemilik New Mitsubishi Xforce HEV
Konektivitas jalan nasional yang makin handal ini diproyeksikan bakal mendorong efisiensi rantai pasok industri dan mendukung pertumbuhan ekonomi daerah di wilayah Kabupaten Tangerang hingga Provinsi Banten secara lebih luas. (*)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:




