JAMBI EKSPRES EPAPER

Hujan Guyur Tanjabtim, Asap Berkurang, Sumur Kembali Terisi

Hujan Guyur Tanjabtim, Asap Berkurang, Sumur Kembali Terisi

Salah satu sumur warga di Parit Culum I, Kecamatan Muara Sabak Barat yang terisi setelah diguyur hujan, Minggu (25/10) kemarin--

MUARASABAK , JAMBIEKSPRES.CO.ID– Setelah cukup lama dilanda kemarau berkepanjangan, hujan deras akhirnya mengguyur Kabupaten Tanjabtim, Minggu (25/10) kemarin. hujan yang turun sejak subuh selama beberapa jam tersebut disambut gembira masyarakat karena membawa kelegaan di tengah persoalan asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta berkurangnya ketersediaan air bersih.

Selain membuat udara terasa lebih segar, hujan juga memberikan manfaat langsung bagi warga. Sejumlah sumur yang sebelumnya mengalami kekurangan air mulai terisi kembali setelah hujan dengan intensitas deras mengguyur wilayah tersebut.

BACA JUGA:Insentif Dosen Ma’had Aly Cair Akhir November 2026, Naik Lebih dari 200 Persen

Heri, warga Parit Culum I, Kecamatan Muara Sabak Barat, mengaku bersyukur atas turunnya hujan. Menurutnya, hujan yang berlangsung selama beberapa jam itu membuat kondisi lingkungan mulai membaik, terutama karena asap yang sebelumnya mengganggu aktivitas masyarakat berangsur berkurang.

"Alhamdulillah, akhirnya hujan turun juga. Asap mulai berkurang dan air sumur di rumah juga kembali terisi," ujar Heri.

BACA JUGA:Sabet Gelar Car of The Year 2026, Ini Deretan Keunggulan New Veloz Hybrid EV

Ia berharap hujan dapat kembali turun sehingga kondisi udara semakin membaik dan kebutuhan air bersih masyarakat bisa terpenuhi.

Hal senada juga disampaikan Mardius, warga Keramas, Kecamatan Muara Sabak Barat. Turunnya hujan menjadi kabar menggembirakan bagi warga yang selama ini merasakan dampak kemarau. Hujan yang mengguyur sejak Minggu subuh tersebut setidaknya memberikan kelegaan bagi masyarakat.

BACA JUGA:Berikut Daftar 190 Peserta Lulus Seleksi Tertulis Calon Hakim Ad Hoc Tipikor Tahap XXIV Tahun 2026

"Kemarau berkepanjangan tidak hanya menyebabkan kondisi udara dipenuhi asap, tetapi juga berdampak terhadap ketersediaan air di lingkungan tempat tinggal kami," ungkapnya.

Masyarakat berharap hujan tidak hanya turun sesaat, tetapi berlanjut dalam beberapa hari ke depan. Dengan begitu, kualitas udara di Tanjabtim diharapkan semakin membaik dan ketersediaan air untuk kebutuhan sehari-hari dapat kembali terjaga.(*)

 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: