Kimi Antonelli Amankan Pole Position di F1 GP Amerika Serikat 2026
Cetak Kemenangan Kedelapan, Kimi Antonelli Dominasi F1 GP Spanyol 2026-Tangkap layar instagram @f1-
AUSTIN, JAMBIEKSPRES.CO.ID— Pembalap Mercedes Kimi Antonelli sukses merebut pole position usai mencatatkan waktu tercepat pada sesi kualifikasi Formula 1 Grand Prix Amerika Serikat 2026 di Sirkuit Austin, Texas, Minggu dini hari WIB.
Dikutip dari Antara, pembalap asal Italia tersebut membukukan waktu terbaik satu menit 34,035 detik pada sesi Q3. Catatan tersebut tak mampu dikejar oleh para pesaingnya hingga akhir kualifikasi, sekaligus mengamankan posisi start terdepan untuk balapan utama yang dijadwalkan berlangsung pada Senin (26/10) pukul 03.00 WIB.
BACA JUGA:Kerja Sama Kelapa Sawit Indonesia-Pakistan Garap 200.000 Hektare Lahan Terintegrasi
Capaian di Sirkuit Austin ini menjadi pole position ketujuh bagi Antonelli sepanjang musim Formula 1 2026. Hasil manis ini diraih pada momen krusial akhir pekan ketika dirinya berpeluang besar mengunci gelar juara dunia F1.
BACA JUGA:Toyota Raize Bekas vs Toyota Yaris Bekas: Mana Mobil Perkotaan yang Paling Praktis?
Max Verstappen dari tim Red Bull harus puas berada di posisi kedua dengan selisih waktu hampir dua persepuluh detik dari Antonelli. Verstappen unggul tipis atas rekan setimnya, Isack Hadjar, yang akan mengawali balapan dari urutan ketiga.
Posisi keempat ditempati oleh pembalap Ferrari Charles Leclerc, disusul rekan setimnya Lewis Hamilton di urutan kelima. Pembalap Mercedes lainnya, George Russell, menempati urutan keenam di barisan start.
BACA JUGA:Jadi Benteng Banjir Rob, Begini Progres Terkini Jalan Tol Semarang–Demak
Sementara itu, pembalap McLaren Oscar Piastri naik ke posisi ketujuh. Rekan setimnya, Lando Norris, harus melorot ke posisi kedelapan setelah catatan waktu terbaiknya dihapus oleh pengawas perlombaan akibat melanggar batas lintasan (track limits).
Arvid Lindblad dan Liam Lawson melengkapi jajaran 10 besar. Namun, Lindblad dipastikan menerima sanksi penalti mundur lima posisi start karena melampaui alokasi unit mesin pembakaran internal sesuai regulasi teknis F1.(*)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:




